Kelayakan Finansial Usaha Penangkaran Bibit Durian (Studi Kasus UD. Dian Kurnia Desa Kemuningsari Lor Kecamatan Panti Kabupaten Jember)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Durian merupakan tanaman buah tahunan yang berasal dari Asia Tenggara
dan termasuk dalam komoditas buah-buahan subsektor hortikultura yang memiliki
nilai ekonomis serta jangkauan pasar yang luas dan beragam. Permintaan pasar
yang relatif tinggi tidak sebanding dengan budidaya tanaman durian yang
fluktutatif. Dalam menghadapi fluktuasi hasil produksi durian di Indonesia, maka
perlu dilakukan peningkatan produktivitas produksi durian yang dapat memenuhi
kebutuhan dan permintaan pasar. Oleh karena itu, perlu adanya usaha
penangkaran bibit durian berpotensi secara ekonomis dan memiliki banyak
manfaat. Buah durian yang memiliki nilai ekonomis tinggi tentu akan
meningkatkan minat para petani untuk berbudidaya durian. Penelitian ini
bertujuan untuk : (1) mengkaji UD. Dian Kurnia Desa Kemuningsari Lor
Kecamatan Panti Kabupaten Jember melakukan kelayakan finansial dalam
menjalankan usaha penangkar bibit durian ubahan sifat fisik tanah, (2) mengkaji
UD. Dian Kurnia Desa Kemuningsari Lor Kecamatan Panti Kabupaten Jember
menangani tingkat kepekaan (sensitivitas) dalam usaha penangkar bibit durian,
jika mengalami penjualan yang menurun serta biaya produksi yang meningkat.
Penelitian ini dilakukan secara sengaja atau purposive sampling method
pada UD. Dian Kurnia yang berlokasi di Desa Kemuningsari lor, Kecamatan
Panti, Kabupaten Jember. UD. Dian Kurnia dipilih dengan beberapa pertimbangan
yaitu (1) merupakan usaha Penangkaran Bibit yang telah lama berdiri sejak 2005
namun masih belum memiliki sistem keuangan yang kurang tercatat dengan baik,
(2) usaha didirikan secara individual, (3) telah berhasil menjual produk hingga ke
Provinsi Lombok dan Kalimantan (4) dapat beroperasi walaupun mengalami
fluktuasi produksi dan penjualan (5) masih terdapat permasalahan pupuk dan air
yang belum terselesaikan.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode
analitik dengan instrumen pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan
dokumentasi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive
sampling. Sedangkan analisis data pada penelitian ini menggunakan metode
analisis kelayakan dalam mencapai tujuannya, seperti Net Present Value (NPV),
Net Benefit Cost Ratio (Net B/C Ratio), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C
Ratio), Internal Rate Of Return (IRR), serta Payback Period (PP). Hal tersebut
menghasilkan hasil analisis data pada penelitian ini berupa nilai kriteria kelayakan
yang dihasilkan lebih dari nilai kriteria pengambilan keputusan yang ditentukan.
Kriteria kelayakan Finansial yang dihitung dalam penelitian ini, yaitu NPV, Net
B/C, Gross B/C, IRR, dan PP. Nilai kriteria kelayakan, yaitu NPV sebesar
Rp593.610.493; Net B/C sebesar 3,02; Gross B/C sebesar 1,52; IRR sebesar
90,11%; dan PP selama 1 Tahun 8 Bulan 16 Hari. Sedangkan untuk hasil analisis
sensitivitas dalam penelitian ini yaitu kenaikan biaya produksi dan penurunan
volume penjualan sebesar 10% menunjukkan bahwa usaha layak untuk
dilaksanakan maupun dilanjutkan Usaha akan mencapai kondisi BEP ketika
terjadi kenaikan biaya produksi sebesar 183,80% dan penurunan volume
penjualan sebesar 25,18%.
Description
Reuploud file repositori 18 Mei 2026_Firli
Validasi dan Finalisasi oleh Ratna 15 Juni 2026
