Kemandirian Mahasiswa yang Mengalami Masalah Kesehatan Mental Pasca Konseling dalam Berkegiatan di Universitas Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Masalah kesehatan mental pada mahasiswa khusunya depresi menjadi
perhatian serius karena dapat mengganggu aktivitas baik akademik maupun sosial.
Mahasiswa yang mengalami tekanan dari berbagai aspek seperti keluarga,
akademik, dan organisasi sering kali mengalami gejala gangguan mental seperti
kecemasan berlebih, self harm, hingga keinginan untuk bunuh diri. Konseling
bersama profesional menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk membantu
mahasiswa mengatasi gangguan mental. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan dan menganalisis bentuk kemandirian mahasiswa pasca
konseling dalam kegiatan akademik, non akademik, dan sosial di Universitas
Jember. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis fenomenologi.
Informan penelitian terdiri dari empat mahasiswa Universitas Jember yang
terdiagnosa depresi dan telah menjalani minimal empat kali sesi konseling. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pasca konseling mahasiswa mengalami
peningkatan dalam hal kemandirian emosi, intelektual, dan sosial. Mahasiswa
menjadi lebih mampu mengelola emosinya, mengambil keputusan secara mandiri,
menyelesaikan masalah secara rasional, serta membangun hubungan sosial yang
sehat. Konseling terbukti membantu mahasiswa dalam membentuk pola pikir dan
perilaku yang lebih adaptif, sehingga dapat meningkatkan kemandirian mahasiswa
dalam berkegiatan di kampus.
Description
Repo 22 Mei 2026_ Rudy K
