Hubungan Dukungan Sosial dengan Gambaran Diri pada Remaja di SMA Negeri 3 Jember

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Masa remaja adalah fase transisi kehidupan antara masa anak-anak menuju masa dewasa dengan rentang usia 10-19 tahun. Fokus penilaian remaja pada aspek fisik sering kali memunculkan ketidakpuasan tubuh, yang dapat menjadi hambatan dalam kehidupan sehari-hari. Remaja Sekolah Menengah Atas (SMA) banyak menghabiskan waktu di sekolah yaitu selama 8 jam per hari, sehingga memerlukan dukungan sosial dari guru, orang tua, teman kelas, serta teman dekat untuk mendukung kesejahteraan mental dan fisik remaja. Dukungan sosial seperti dukungan emosional, informasional, instrumental, dan penilaian, berperan dalam membentuk gambaran diri remaja. Guru dapat mempengaruhi keyakinan remaja terkait gambaran diri dan membantu remaja membentuk gambaran diri yang positif, sementara orang tua berperan dalam memberikan dukungan yang membantu remaja mengatasi kecemasan fisik dan meningkatkan kenyamanan terhadap tubuh mereka. Teman dekat dan teman kelas menciptakan rasa dihargai dan diterima, sehingga berkontribusi terciptanya gambaran diri yang positif pada remaja. Remaja dengan gambaran diri positif cenderung memiliki harga diri tinggi, pola makan sehat, dan kemampuan menolak tekanan sosial, sedangkan remaja dengan gambaran diri negatif berisiko mengalami gangguan makan, kepercayaan diri rendah, dan kecemasan sosial.

Description

Dosen Pembimbing Utama Hanny Rasni, S.Kp., M.Kep. Dosen Pembimbing Anggota Ns. Niken Asih Laras Ati, S.Kep., M.Kep.

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By