Etnobotani untuk Upacara Adat Masyarakat Madura di Daerah Kaki Gunung Ijen Bondowoso dan Pemanfaatannya sebagai Buku Ilmiah Populer
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Upacara adat merupakan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun yang
masih dijaga sampai sekarang. Masyarakat Madura adalah masyarakat yang masih
mempertahankan dan melakukan upacara adat karena masyarakat Madura yang
berada di pulau Madura maupun di luar Madura memiliki karakter yang sangat kuat
dalam unsur kebudayaannya. Salah satu masyarakat Madura yang masih menjaga dan
menjalankan upacara adat yaitu masyarakat Madura di daerah kaki Gunung Ijen
Bondowoso. Upacara adat yang dilakukan seperti upacara selamatan desa,
membangun rumah dan upacara daur hidup seseorang.
Masyarakat juga menggunakan sumberdaya tumbuhan dalam kehidupan
sehari-hari khususnya dalam pelaksanaan upacara adat. Namun penggunaan
tumbuhan yang terus-menerus, dikhawatirkan dapat mempengaruhi kelangsungan
hidup tumbuhan. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan konservasi di daerah kaki
Gunung Ijen Bondowoso sebagai upaya menjaga keanekaragaman hayati agar tidak
punah. Selain itu untuk memberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan tumbuhan
sebagai bahan upacara adat masyarakat Madura di daerah kaki Gunung Ijen
Bondowoso, perlu adanya kajian ilmiah tentang tumbuhan upacara adat masyarakat
Madura di daerah kaki Gunung Ijen Bondowoso. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui tumbuhan yang dimanfaatkan dalam proses upacara adat masyarakat
Madura, mengetahui bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, mengetahui cara
memanfaatkan tumbuhan dalam proses upacara adat, dan untuk mengetahui
kelayakan buku ilmiah populer berdasarkan hasil penelitian. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan
menggunakan gabungan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Teknik
sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling dan Snowball Sampling dengan
teknik pengambilan data melalui wawancara semi-structured menggunakan tipe
pertanyaan open-ended. Analisis data menggunakan analisis Use Value. Penelitian
dilakukan di daerah kaki Gunung Ijen Bondowoso dengan mengambil 4 desa yaitu
Desa Sempol, Desa Kalisat, Desa Kalianyar, dan Desa Kaligedang. Penelitian
dilakukan pada tanggal 4 April sampai 30 Juli 2016.
Hasil dari penelitian upacara adat yang masih dilaksanakan terdiri dari 9 macam
upacara, antara lain Rokat Dhisa (selamatan desa), Rokat Roma (selamatan rumah)
dan upacara Daur Hidup Individu (Pelet Khandung, Mengubur Tembuni (ari-ari),
Melangareh (selapanan), Rokat Pandhaba, Lamaran, Perkawinan, dan Kematian).
Terdapat 56 spesies tumbuhan dari 28 famili yang digunakan untuk bahan upacara
adat oleh masyarakat Madura di daerah kaki Gunung Ijen Bondowoso. Dari 56
spesies tumbuhan tersebut terdapat 20 spesies tumbuhan yang dianggap paling
penting oleh masyarakat Madura di daerah kaki Gunung Ijen Bondowoso dalam
upacara adat berdasarkan nilai Use Value. Masyarakat Madura di daerah kaki Gunung
Ijen Bondowoso memperoleh tumbuhan yang digunakan untuk upacara adat dari hasil
budidaya, tumbuhan liar, dan membeli atau semi budidaya. Sebagian besar tumbuhan
yang diperoleh dari hasil budidaya. Bagian organ tumbuhan yang dimanfaatkan untuk
upacara adat adalah buah, umbi, daun, tangkai, batang, bunga, biji, dan rimpang. Cara
pemanfaatan tumbuhan untuk upacara adat tersebut dengan berbagai macam cara
yang berbeda-beda, yaitu direbus menjadi bahan makanan, dirangkai membentuk
suatu dekorasi, hiasan bunga, dan peralatan.
Hasil penelitian ini disusun menjadi buku ilmiah populer dan divalidasi oleh 4
validator, ahli media, ahli materi dan 2 target pembaca yaitu masyarakat umum. Hasil
presentase dari nilai validasi oleh ahli materi sebesar 77% dengan kriteria layak
digunakan. Ahli media sebesar 83% dengan kriteria sangat layak. Masyarakat pertama sebesar 92% dengan kriteria sangat layak, sedangkan masyarakat kedua
sebesar sebesar 89% dengan kriteria sangat layak. Oleh karena itu dapat disimpulkan
buku ilmiah populer yang disusun sangat layak untuk disajikan. Namun perlu adanya
perbaikan berdasarkan komentar dan saran yang diberikan oleh validator.
Description
reupload file repositori 20 mei 2026_kurnadi/citra
:: Finalisasi Repositori File 12 Juni 2026_Kurnadi
