Wangsalan dalam Tradisi Lisan Using Banyuwangi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Wangsalan Using merupakan tradisi lisan yang masih di jaga eksistensinya
oleh masyarakat Banyuwangi. Wangsalan Using Banyuwangi adalahungkapan
simbolik atau pertanyaan tidak langsung dengan cara memanfaatkan persamaan bunyi
akhir atau sebagian bunyi jawaban atas frase yang disampaikan sebelumnya.
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan pengenalan wangsalan sebagai budaya lokal
yang dimiliki masyarakat Using Banyuwangi, dan mengukuhkan rasa kepemilikan
serta kesadaran akan kewajiban pelestarian kebudayaan dari nenek moyang. Rumusan
masalah dalam penelitian ini adalah, (1) Bagaimanakah wujud wangsalan dalam
tradisi lisan Using Banyuwangi?, (2) Bagaimanakah nilai budaya wangsalan dalam
tradisi lisan Using Banyuwangi?, (3) Bagaimanakah fungsi wangsalan dalam tradisi
lisan Using Banyuwangi?.
Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis
pendekatan etnografi. Data-data dalam penelitian ini adalah, (1) ungkapan simbolik
berupa wangsalan yang terdapat dalam beberapa pertunjukan gandrung terop dan
dalam percakapan masyarakat sehari-hari. (2)penjelasan tentang wangsalan berupa
ungkapan simbolik yang berhubungan dengan nilai budaya, dan fungsi wangsalan
dalam tradisi lisan Banyuwangi. penjelasan tentang cerita-cerita yang berhubungan
dengan nilai budaya, fungsi penamaan suatu wilayah. Sumber data dalam penelitian
ini adalah narasumber yang memahami tentang wangsalan Using Banyuwangi secara
menyeluruh.
Setelah dilakukan penelitian, diperoleh hasil dalam penelitian wangsalan
Using Banyuwangi menunjukkan, pertama, wujud wangsalan Using Banyuwangi
yang berdasarkan wangsalan tunggal,wangsalan rangkep, dan wangsalan tunggaldalam tembang gandrung terop.Kedua, nilai budaya yang terkandung dalam
wangsalan Using Banyuwangi yaitu, (1) Nilai budaya dalam hubungan manusia
dengan Tuhan, (2) Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam, yang
meliputi, (a) Nilai pemanfaatan lingkungan, (b) Nila cinta lingkungan, (3) Nilai
budaya hubungan manusia dengan manusia lain, yang meliputi, (a) nilai
kebijaksanaan, (b) Nilai tanggung jawab, (4) Nilai budaya dalam hubungan manusia
dengan diri sendiri, yang meliputi, (a) Nilai keberanian, (b) Nilai ikhlas.Ketiga,
fungsi dari wangsalan Using Banyuwangi, (1) sebagai sarana komunikasi masyarakat,
(2) sebagai media pendukung pertunjukan, dan (3) sebagai pengontrol norma.
Keempat, wangsalan Using Banyuwangi dimanfaatkan dalam pembelajaran mulok
bahasa Jawa SMA kelas X semester ganjil.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah,wangsalan Using Banyuwangi
memiliki beberapa wujud yaitu, wangsalan tunggal, wangsalan rangkep,
danwangsalan tunggal dalam tembang gandrung terop. Wangsalan Using tidak
pernah lepas dari kandungan nilai budaya yang terdapat di dalamnya. Nilai budaya
yang terkandung dalam wangsalan Using Banyuwangi meliputi sebagai berikut,nilai
budaya yang berkaitan dalam hubungan manusia dengan Tuhan, nilai budaya manusia
dengan alam, nilai manusia dengan manusia, dan nilai budaya manusia dengan diri
sendiri. Fungsi yang terkandung dalam wangsalan Using Banyuwangi sebagai
berikut, sebagai sarana komunikasi, sebagai bagian pertunjukan, dan sebagai
pengontrol norma. Saran dalam penelitian ini adalah, bagi masyarakat untuk menjaga
dan melestarikan budaya yang dimiliki kabupaten Banyuwangi. Bagi guru mata
pelajaan mulok bahasa Jawa di SMA, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai
alternatif materi pembelajaran mulok bahasa jawa. Bagi peneliti selanjunya yang
sebidang ilmu, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk
mengadakan penelitian lain yang sejenis.
Description
reupload file repositori 20 mei 2026_kurnadi/citra
:: Finalisasi Repositori File 12 Juni 2026_Kurnadi
