Evaluasi Keselamatan Jalan Metode Pemeringkatan Bintang pada Daerah Akses Wisata Bromo (Studi Kasus: Ruas Jl. Lumbang - Simpang Tiga Tugu Wisata)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Keselamatan jalan merupakan tantangan utama dalam penyelenggaraan mobilisasi masyarakat, terutama pada jalur akses wisata yang mengalami lonjakan volume lalu lintas. Ruas Jalan Lumbang – Simpang Tiga Tugu Wisata, sebagai salah satu akses menuju kawasan Wisata Bromo dengan karakteristik medan datar hingga perbukitan dan terbukti memiliki titik rawan kecelakaan (blackspot) serta banyaknya segmen dengan peringkat di bawah bintang 4 sebagai hasil evaluasi menggunakan instrumen iRAP. Hasil temuan penelitian terdahulu tersebut menunjukkan keperluan metode evaluasi keselamatan jalan yang sesuai dengan kondisi lokal Indonesia dan tetap bersifat objektif sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kembali tingkat keselamatan pada ruas tersebut dengan menerapkan metode pemeringkatan bintang berdasarkan standar terbaru yang berlaku di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keselamatan ruas Jalan Lumbang – Simpang Tiga Tugu Wisata menggunakan metode pemeringkatan bintang pada Uji Laik Fungsi Jalan. Sebagai tindak lanjut, rekomendasi perbaikan keselamatan akan disusun berdasarkan prioritas tingkat risiko kecelakaannya. Sebagai tambahan, penelitian ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan antar-atribut keselamatan jalan dan pengaruh variasi karakter medan terhadap hasil pemeringkatan bintang. Metode penelitian yang digunakan adalah evaluasi keselamatan jalan dengan pendekatan survei lapangan. Data primer didapatkan langsung melalui pengamatan lapangan mencakup kondisi fisik geometrik dan infrastruktur jalan serta manajemen lalu lintas. Data sekunder yang dibutuhkan berupa pedoman teknis dan regulasi terkait sebagai pendukung dasar penilaian analisis. Evaluasi keselamatan jalan dilakukan dengan menerapkan metode pemeringkatan bintang yang mengacu pada Pedoman Petunjuk Teknis Uji Laik Fungsi Jalan dengan Pemeringkatan Bintang sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 4 Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keselamatan jalan pada keseluruhan ruas telah memenuhi laik fungsi jalan dengan kategori bintang 4. Namun tingkat keselamatan jalan menunjukkan hasil yang bervariasi untuk jumlah 192 segmen, dengan 6 segmen berada pada kategori pemeringkatan rendah (< bintang 3) dan menjadi segmen prioritas penanganan. Atribut keselamatan jalan seperti alinyemen horizontal, kelandaian memanjang, jarak pandang, delineasi, serta lebar lajur dan bahu jalan memiliki kontribusi terhadap variasi hasil pemeringkatan bintang. Di samping itu, analisis berdasarkan karakter medan menunjukkan bahwa segmen dengan medan perbukitan cenderung memiliki tingkat keselamatan yang lebih rendah dibandingkan segmen dengan medan datar, terutama apabila dikombinasikan dengan kondisi atribut lainnya yang kurang ideal. Sebagai tahap akhir, rekomendasi perbaikan keselamatan jalan disusun untuk 6 segmen prioritas dengan berfokus pada kemudahan pelaksanaan dan keberlanjutannya, seperti perbaikan delineasi dan kualitas tikungan, pelebaran bahu jalan, pengadaan penerangan jalan, hingga pengadaan pita penggaduh dan marka bertekstur. Berdasarkan hasil evaluasi, metode pemeringkatan bintang ULFJ terbukti efektif dalam menggambarkan tingkat keselamatan jalan dan dapat digunakan sebagai dasar penentuan prioritas penanganan keselamatan jalan. Rekomendasi perbaikan keselamatan jalan yang telah disusun diharapkan dapat meningkatkan keselamatan jalan dan menurunkan risiko kecelakaan pada ruas Jalan Lumbang – Simpang Tiga Tugu Wisata.

Description

FINALISASI oleh Arif 2026 Juni 11

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By