Analisis Kesesuaian Lokasi dan Strategi Peningkatan Pelayanan Terminal Tipe A Sritanjung Kabupaten Banyuwangi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Terminal Sritanjung merupakan salah satu terminal penumpang terbesar dan
terminal tipe A di Kabupaten Banyuwangi. Terminal Sritanjung diresmikan sejak
tahun 1996 dan berdiri di atas lahan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi seluas 5,7
Ha. Secara geografis, terminal ini terletak di Jalan Raya Situbondo, Dusun Selogiri,
Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Berdasarkan hasil observasi, kondisi
pelayanan di Terminal Sritanjung saat ini masih belum memadai karena belum
sesuai dengan standar pelayanan terminal tipe A. Selain itu, lokasi terminal yang
tidak berada di pusat kegiatan dapat ditetapkan dalam rencana tata, menjadi salah
satu faktor yang mempengaruhi rendahnya kinerja terminal. Berdasarkan Rencana
Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banyuwangi Tahun 2024–2044, direncanakan
adanya pengembangan dan revitalisasi terminal penumpang sebagai bagian dari
implementasi struktur ruang wilayah. Menurut informasi dari bidang aset BPKAD,
Terminal Sritanjung akan dikembangkan melalui penambahan fasilitas rest area.
Mengingat kondisi saat ini, rencana pengembangan tersebut dinilai penting untuk
meningkatkan fungsi serta daya tarik Terminal Sritanjung sebagai simpul
transportasi. Mengingat lokasi terminal yang berada di jalan arteri primer dan dekat
dengan pelabuhan serta stasiun, menjadikannya berpotensi besar dalam
memperkuat layanan angkutan umum di wilayah tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian
lokasi dan kinerja pelayanan Terminal Sritanjung. Hasil evaluasi tersebut akan
digunakan sebagai dasar dalam merumuskan strategi peningkatan pelayanan
terminal guna mengoptimalkan peran terminal sebagai simpul utama transportasi.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode
analisis deskriptif, analisis skoring, Importance Performance Analysis (IPA), dan
analisis SWOT. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi,
wawancara dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat
kesesuaian lokasi sebesar 82% dengan kategori "sesuai", sedangkan tingkat
kesesuaian pelayanan sebesar 58% yang termasuk dalam kategori "tidak sesuai".
Berdasarkan tingkat kepuasan pengguna diperoleh tingkat kesesuaian (Tki) sebesar
ix
59,78% dengan 9 indikator yang menjadi prioritas utama meliputi alat pemadam
kebakaran, fasilitas perbaikan ringan kendaraan umum, petugas keamanan, area
merokok (smoking area), area dengan jaringan internet (hot spot area), informasi
gangguan perjalanan, fasilitas pengisian baterai (charging corner), fasilitas
penyandang difabel, dan ruang ibu menyusui. Dari hasil analisis SWOT yang diolah
melalui matriks IFAS dan EFAS, dirumuskan strategi progresif yang yang
menekankan pada pengembangan dan percepatan pertumbuhan guna meningkatkan
kualitas pelayanan Terminal Sritanjung secara optimal yaitu dengan
mengoptimalkan lokasi dan fungsi terminal dengan membuat kebijakan yang
mendukung serta memperkuat kampanye dan promosi terminal untuk menarik
minat pengguna dan Perusahaan Otobus. Memanfaatkan kondisi terminal dengan
menyediakan layanan shuttle terpadu dan jadwal yang saling terintegrasi melalui
kerja sama pihak swasta untuk meningkatkan konektivitas antar moda transportasi.
Optimalisasi pemanfaatan lahan melalui pembangunan rest area dan penataan ruang
terbuka hijau yang difungsikan sebagai taman.
Description
Reupload File Repository 11 Juni 2026_Yudi
Validasi repository 11 Juni 2026_Naomy/Firly
