Persepsi Wisatawan Terhadap Destinasi Agrowisata Kebun Teh Gunung Gambir di Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Latar belakang penelitian ini berawal dari meningkatnya minat masyarakat
terhadap kegiatan wisata yang menuntut setiap destinasi mampu membangun
persepsi positif bagi wisatawan. Persepsi wisatawan menjadi hal penting karena
dapat memengaruhi keputusan mereka untuk berkunjung kembali maupun
merekomendasikan destinasi kepada orang lain. Salah satu destinasi yang menarik
perhatian di Kabupaten Jember adalah Kebun Teh Gunung Gambir, yang
memiliki keunikan tersendiri karena berada di daerah pelosok namun ramai
dikunjungi wisatawan. Daya tarik utamanya terletak pada keindahan alam, udara
sejuk, serta suasana tenang yang jauh dari keramaian perkotaan. Kondisi ini
menjadikan Kebun Teh Gunung Gambir potensial untuk dikembangkan sebagai
destinasi agrowisata unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap
destinasi Kebun Teh Gunung Gambir di Kabupaten Jember berdasarkan tiga
aspek utama yaitu atraksi wisata, amenitas, dan aksesibilitas. Pendekatan yang
digunakan adalah kualitatif fenomenologi deskriptif, dengan lokasi penelitian di
Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Data diperoleh melalui
wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi terhadap enam
orang wisatawan dan pihak pengelola. Analisis data dilakukan melalui tahapan
fenomenologi dengan menggunakan teknik triangulasi sumber untuk menjamin
keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum wisatawan memiliki
persepsi positif terhadap Kebun Teh Gunung Gambir. Dari aspek atraksi wisata,
wisatawan menilai bahwa daya tarik utama terletak pada panorama alam yang
indah, hamparan kebun teh yang luas dan hijau, serta keunikan aktivitas wisata
seperti area camping dan jembatan layang (teawalk). Dari aspek amenitas,
wisatawan merasa cukup puas dengan fasilitas yang tersedia seperti toilet,
mushola, area parkir, gazebo, vila, dan warung makan, namun sebagian besar
menilai perlu adanya peningkatan kebersihan, penambahan jumlah fasilitas, serta
penataan area agar lebih nyaman. Dari aspek aksesibilitas, lokasi wisata dinilai
cukup mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi, meskipun kondisi jalan
yang sempit, berliku, dan minim petunjuk arah masih menjadi kendala utama yang
perlu diperbaiki. Secara keseluruhan, Kebun Teh Gunung Gambir dipersepsikan sebagai
destinasi agrowisata yang indah, nyaman, dan layak untuk dikunjungi kembali.
Daya tarik alam yang memukau, ditunjang oleh potensi sosial ekonomi
masyarakat sekitar, menjadikan destinasi ini memiliki peluang besar untuk
berkembang. Peneliti memberikan saran agar pengelola wisata menjaga keasrian
dan kebersihan lingkungan, menambah fasilitas umum seperti tempat duduk,
toilet, tempat sampah, serta area bermain anak. Selain itu, pemerintah daerah
diharapkan berperan dalam memperbaiki infrastruktur jalan serta menyediakan
rambu petunjuk arah untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses bagi
wisatawan.
Diperlukan kerja sama yang lebih kuat antara pengelola, pemerintah
daerah, dan masyarakat sekitar agar pengembangan destinasi dapat berjalan
berkelanjutan. Masyarakat lokal dapat dilibatkan dalam pengelolaan kebersihan,
penyediaan layanan wisata, serta pengembangan produk lokal sehingga
memberikan manfaat ekonomi yang lebih merata. Pemerintah daerah juga
diharapkan tidak hanya fokus pada perbaikan akses jalan, tetapi juga melakukan
pemeliharaan rutin, penyediaan fasilitas keselamatan, serta pengembangan sistem
informasi wisata yang lebih akurat untuk memudahkan wisatawan mendapatkan
petunjuk arah dan informasi terkait destinasi. Upaya kolaboratif ini diharapkan
mampu meningkatkan kualitas layanan, memperkuat citra positif Kebun Teh
Gunung Gambir, serta mendorong destinasi ini menjadi salah satu ikon agrowisata
unggulan di Kabupaten Jember.
Description
Reupload Repositori File 25 Mei 2026_Kholif Basri
Validasi repository 11 Juni 2026_Dila/Firly
