Gambaran Karakteristik Siswa SD, Daya Terima dan Kesesuaian Standar Porsi dengan AKG pada Penyelenggaraan Makanan (Studi di SD Al Furqan Kabupaten Jember)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Program penyelenggaraan makanan di sekolah dilakukan sebagai bentuk kegiatan dari pendidikan dasar untuk siswa dan mampu menyumbang 30% total kalori. Porsi makan siang yang sedikit menyebabkan asupan zat gizi siwa menjadi berkurang. Kekurangan energi dan zat gizi mengakibatkan terhambatnya tumbuh kembang, anak mudah terserang penyakit, status gizi kurang dan gizi buruk pada siswa. Salah satu sekolah full day di Jember yang menyelenggarakan makan siang yaitu SD Al Furqan dengan menggunakan jasa catering dan menerapkan 20 siklus menu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik siswa SD, daya terima makanan dan kesesuaian standar porsi dengan AKG pada penyelenggaraan makanan (studi di SD Al Furqan Jember). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SD Al Furqan Jember pada bulan Agustus 2023. Populasi adalah siswa kelas 6 yang terdiri dari lima kelas dan mengikuti makan siang di sekolah sebanyak 120 siswa. Sampel sebanyak tiga kelas berjumlah 61 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Variabel yang diteliti yaitu karakteristik siswa SD (usia, jenis kelamin, status gizi), daya terima dan kesesuaian standar porsi. Pengukuran karakteristik siswa SD menggunakan kuesioner karakteristik siswa, daya terima makanan menggunakan kuesioner penilaian daya terima makanan, dan kesesuaian standar porsi menggunakan formulir food weighing. Teknik pengumpulan data pada variabel karakteristik dan daya terima makanan dilakukan melalui pengisian kuesioner serta variabel kesesuaian standar porsi dengan penimbangan setiap menu makanan. Analisis data dengan analisis univariat menggunakan uji descriptive statistic yang disajikan dalam bentuk tabel dan teks narasi. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki rentang usia 11-12 tahun, sesuai jenis kelamin yaitu siswa perempuan lebih banyak daripada siswa laki-laki, berdasarkan status gizi mayoritas siswa memiliki status gizi normal. Daya terima makanan berdasarkan enam indikator yang meliputi rasa, penampilan, tekstur, warna, aroma dan porsi dari 20 siklus menu yang dihidangkan mayoritas dapat diterima oleh siswa dengan rincian menu ke-3 ayam crispy paling banyak disukai dan menu ke-8 sayur asem paling tidak disukai. Kesesuaian standar porsi yang meliputi energi dan zat gizi makro dalam 20 siklus menu yang dihidangkan mayoritas tidak sesuai dengan 30% AKG anak sekolah. Pada siswa perempuan kesesuaian energi, protein, lemak dan karbohidrat dalam kategori tidak sesuai dengan AKG yaitu sebanyak 18 menu (90%), 17 menu (85%), 16 menu (80%), dan 16 menu (80%). Pada siswa laki-laki kesesuaian energi, protein, lemak dan karbohidrat dalam kategori tidak sesuai dengan AKG yaitu sebanyak 14 menu (70%), 13 menu (65%), 16 menu (80%), dan 17 menu (85%).. Saran yang diberikan bagi yayasan dan catering yaitu mengganti menu yang tidak disukai dengan menu lain yang dapat diterima siswa, melengkapi protein hewani dan protein nabati disetiap menu makanan, penyajian nasi didampingi dengan kentang, jagung, kacang-kacangan dengan memperhatikan keselarasan menu, serta menambahkan porsi makanan yang kurang dan mengurangi porsi makanan yang lebih pada zat gizi protein, lemak, karbohidrat disetiap menu makanan. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat menghitung asupan energi dan zat gizi dalam sehari untuk melihat tingkat kecukupannya agar tergambar dengan baik.

Description

Validasi dan Finalisasi oleh Ratna 11 Juni 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By