Rasionalitas Pria dalam Memilih Vasektomi sebagai Metode Kontrasepsi KB di Kota Surabaya
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini berangkat dari sebuah fenomena sosial terkait dengan rendahnya
partisipasi pria dalam program KB, khususnya dalam penggunaan Metode
Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Penelitian ini penting karena penggunaan
KB masih lebih berfokus pada perempuan dan menjadi tanggung jawab mereka
setelah melahirkan. Perempuan sering kali diberikan tanggung jawab untuk segera
menggunakan KB sesaat setelah proses melahirkan, baik metode kontrasepsi
jangka panjang (MKJP) maupun non-MKJP. Berdasarkank latar belakang
tersebut, peneliti tertarik untuk memahami bagaimana proses rasionalitas pria
dalam memilih vasektomi sebagai metode kontrasepsi KB di kota Surabaya.
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sawahan Kota Surabaya, tepatnya di
Kelurahan Putat Jaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui
wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penentuan informan dalam
penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball
sampling. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pihak DP3APPKB bidang
pengendalian penduduk dan keluarga berencana, Penyuluh KB kecamatan
Sawahan, Kader KB, Akseptor vasektomi, Istri akseptor vasketomi, dan Pria non-
akseptor vasektomi. Validitas data dijaga melalui teknik triangulasi sumber.
Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan. Teori yang digunkan adalah teori pilihan rasional menurut James S.
Coleman dimana dalam teori ini Aktor merupakan individu yang memiliki tujuan
dan dalam menjapai tujuannya aktor akan memanfaatkan sumber daya yang
dimilikinya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami proses
rasionalitas pria dalam memilih vasektomi sebagai metode kontrasepsi KB. Dalam penelitian ini menemukan bahwa proses rasionalitas pria dalam
memilih vasektomi menunjukkan bahwa aktor bertindak secara rasional dengan
mempertimbangkan sumber daya, manfaat, risiko, dan tujuan yang ingin dicapai
sebelum menentukan tindakan. Sedangkan Informasi, pengalaman keluarga,
kondisi kesehatan istri, serta kemampuan ekonomi menjadi sumber daya yang
digunakan aktor dalam melakukan kalkulasi rasional terhadap pilihan kontrasepsi
Description
Validasi dan Finalisasi oleh Ratna 11 Juni 2026
