Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Perilaku Konsumtif Belanja Online Generasi Z Melalui Kontrol Diri sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Mahasiswa S1 Manajemen Universitas Jember Angkatan 2022)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Abstract
Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif Belanja
Online Generasi Z Melalui Kontrol Diri Sebagai Variabel Intervening (Studi
Kasus Pada Mahasiswa S1 Manajemen Universitas Jember Angkatan 2022);
Alifia Farrah Almira; NIM 210210301058; 40 Halaman; Program Studi Pendidikan
Ekonomi Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Jember.
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap
perilaku konsumtif belanja Online pada Generasi Z, khususnya mahasiswa S1
Manajemen Universitas Jember Angkatan 2022, dengan menguji peran kontrol diri
sebagai variabel intervening. Literasi keuangan didefinisikan sebagai kemampuan
memahami dan mengelola keuangan secara bijak, memungkinkan individu
membedakan kebutuhan dan keinginan serta mengendalikan diri saat berbelanja.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur (path
analysis). Populasi diambil dari mahasiswa Angkatan 2022 yang memenuhi kriteria
pernah melakukan belanja online dalam satu bulan terakhir dan pernah melakuan
pembelian non-kebutuhan dalam tiga bulan terakhir mulai bulan agustus,
menghasilkan sampel sebanyak 152 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui
kuesioner yang terdiri dari 30 pernyataan (mencakup 4 indikator literasi keuangan,
8 indikator perilaku konsumtif, dan 3 indikator kontrol diri), wawancara, dan
dokumentasi. Seluruh instrumen dinyatakan valid (loading factor > 0,7).
Hasil uji hipotesis menunjukkan literasi keuangan berpengaruh negatif
signifikan terhadap perilaku konsumtif (H1 diterima) dan berpengaruh positif
signifikan terhadap kontrol diri (H2 diterima). Kontrol diri juga berpengaruh negatif
signifikan terhadap perilaku konsumtif (H3 diterima), dan literasi keuangan
berpengaruh negatif signifikan terhadap perilaku konsumtif melalui kontrol diri (H4
diterima). Hasil analisis deskriptif memperkuat temuan tersebut, dimana indikator
tertinggi literasi keuangan terletak pada pengetahuan dasar keuangan pribadi
(90,46%), sementara pemahaman tentang asuransi menjadi indikator terendah
(83,71%). Literasi keuangan ini mendukung terbentuknya kontrol diri yang kuat,
terutama pada kontrol kognitif sebagai indikator tertinggi (88,44%), namun kontrol perilaku menjadi indikator terendah (86,35%). Perilaku konsumtif mahasiswa
masih didorong oleh faktor sosial, ditandai dengan indikator tertinggi membeli
untuk menjaga penampilan diri dan gengsi (40,06%). Secara keseluruhan,
penelitian ini menyimpulkan bahwa kontrol diri menjadi mediator kunci antara
literasi keuangan dan perilaku konsumtif.
Berdasarkan temuan penelitian, indikator dengan nilai terendah terdapat pada
pemahaman mahasiswa terhadap produk asuransi serta kemampuan mengendalikan
perilaku saat berbelanja online. Oleh karena itu, mahasiswa disarankan untuk
meningkatkan literasi keuangan, khususnya terkait pemahaman produk asuransi,
serta mengendalikan perilaku konsumsi dengan menyusun daftar belanja,
menetapkan prioritas kebutuhan, dan menunda pembelian yang tidak mendesak.
Selain itu, rendahnya indikator pembelian berdasarkan penampilan dan gengsi
menunjukkan perlunya mahasiswa berpikir lebih kritis dengan menilai nilai guna
barang dibandingkan sekadar mengikuti tren. Perguruan tinggi juga disarankan
memperkuat program literasi keuangan melalui pendekatan praktis, seperti
workshop atau pelatihan manajemen keuangan, sementara penelitian selanjutnya
dapat mempertimbangkan variabel lain, seperti gaya hidup dan pengaruh teman
sebaya, agar diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor
yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa dalam belanja online.
Description
Reuploud Repository hasyim Juni 2026
Validasi file repository 11 Juni 2026_Magang SP (Anugrah Duta)_Firli
