Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Dukun Bermitra dalam Melakukan Pertolongan Persalinan di wilayah kerja Puskesmas Bangsalsari
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Berdasarkan data dari Puskesmas Bangsalsari (2015), persalinan dukun di wilayah
kerja Puskesmas Bangsalsari mencapai 110 persalinan. Jumlah dukun bayi yang
tercatat di wilayah kerja Puskesmas Bangsalsari yaitu 34 dukun bayi dan
seluruhnya sudah bermitra (Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, 2015). Seluruh
dukun juga telah menyatakan sepakat bekerjasama dalam pelaksanaan kemitraan
bidan dan dukun. Tugas dukun dalam kemitraan bidan dan dukun ditekankan pada
alih peran dukun dalam menolong persalinan menjadi merujuk ibu hamil dan
merawat ibu nifas dan bayi baru lahir berdasarkan kesepakatan antara bidan
dengan dukun (Depkes RI, 2008b:3). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa
dukun bayi di wilayah kerja Puskesmas Bangsalsari masih menolong persalinan
walaupun sudah bermitra. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang
berhubungan dengan kepatuhan dukun bermitra dalam melakukan pertolongan
persalinan di wilayah kerja Puskesmas Bangsalsari.
Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat analitik yang dilakukan dengan
pendekatan cross sectional, yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas
Bangsalsari Kabupaten Jember dan dilakukan pada bulan September hingga
Desember 2016. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah seluruh dukun bermitra
yaitu 24 responden. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah total
sampling. Variabel bebas pada penelitian ini dibedakan menjadi faktor internal
(ciri individu (usia), pemahaman instruksi, sikap, motivasi, dan persepsi) dan
faktor eksternal (komunikasi dan imbalan), dan variabel terikat adalah kepatuhan
dukun bermitra dalam melakukan pertolongan persalinan di wilayah kerja Puskesmas Bangsalsari. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Chisquare.
Hasil
penelitian
menunjukkan
bahwa
berdasarkan
faktor
internal,
mayoritas
dukun
bermitra
berusia lanjut (≥60 tahun) (75%). Terdapat dukun bermitra yang masih
memiliki tingkat pemahaman instruksi buruk, kurang, dan cukup (45,8%),
memiliki tingkat sikap negatif (12,5%), memiliki tingkat motivasi sedang
(16,7%), serta memiliki tingkat persepsi buruk dan sedang (24%). Berdasarkan
faktor eksternal, terdapat dukun bermitra yang masih menilai komunikasi pada
tingkat buruk (16,7%) dan menilai imbalan pada tingkat buruk (41,7%). Selain
itu, terdapat dukun bermitra yang masih tidak patuh dalam melakukan pertolongan
persalinan (29,2%). Berdasarkan hasil uji Chi-square menunjukkan bahwa faktor
internal yang meliputi ciri individu (usia) (ρ=0,629), pemahaman instruksi
(ρ=0,659), sikap (ρ=0,194), dan motivasi (ρ=0,059) tidak berhubungan, tetapi
persepsi (ρ=0,003) berhubungan dengan kepatuhan dukun bermitra dalam
melakukan pertolongan persalinan. Berdasarkan faktor eksternal, komunikasi
(ρ=0,552) dan imbalan (ρ=0,085) tidak berhubungan dengan kepatuhan dukun
bermitra dalam melakukan pertolongan persalinan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah berdasarkan faktor internal, mayoritas
dukun bermitra di wilayah kerja Puskesmas Bangsalsari berusia lanjut (≥60
tahun). Terdapat dukun bermitra yang masih memiliki tingkat pemahaman
instruksi buruk, kurang, dan cukup, tingkat sikap negatif, tingkat motivasi sedang,
serta tingkat persepsi buruk dan sedang. Berdasarkan faktor eksternal, terdapat
dukun bermitra yang masih menilai komunikasi dan imbalan berada pada tingkat
yang baik. Berdasarkan kepatuhan, terdapat dukun bermitra yang masih tidak
patuh dalam melakukan pertolongan persalinan. Hubungan faktor internal dengan
kepatuhan menunjukkan bahwa ciri individu (usia), pemahaman instruksi, sikap,
dan motivasi tidak berhubungan, tetapi persepsi berhubungan dengan kepatuhan
dukun bermitra dalam melakukan pertolongan persalinan. Hubungan faktor
eksternal dengan kepatuhan menunjukkan bahwa komunikasi dan imbalan tidak
berhubungan dengan kepatuhan dukun bermitra dalam melakukan pertolongan
persalinan
Description
reupload file repositori 21 mei 2026_kurnadi/citra
Validasi dan Finalisasi Repositori File 11 Juni 2026_Kholif Basri
