Pengaruh Xilooligosakarida dalam Air Minum terhadap Short-Chain Fatty Acid dan Kadar Lipid Daging Ayam Broiler
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Ayam broiler merupakan jenis ayam yang memiliki pertumbuhan relatif
cepat, sehingga memiliki tingkat produktivitas daging yang tinggi. Kualitas
daging yang baik mengandung kadar protein yang tinggi dan kadar lipid yang
rendah. Kadar lipid dalam daging yang berlebihan memiliki dampak negatif
terhadap kesehatan manusia seperti risiko akumulasi lemak yang dapat memicu
gangguan kesehatan tubuh. Penambahan xilooligosakarida pada diet ayam
pedaging mampu menurunkan kadar lipid dan kolesterol, yang kemungkinan
disebabkan oleh meningkatnya produksi SCFA dari fermentasi XOS. XOS
merupakan oligosakarida yang terdiri dari monomer xilosa yang saling terhubung
melalui ikatan β-1,4 xilosidik. XOS didapatkan melalui proses hidrolisis substrat
xilan dengan enzim endo-β-1,4-D-xilanase.
Penelitian ini dilakukan pemberian XOS hasil hidrolisis enzimatis dari
substrat xilan jerami padi dan enzim endo-1,4-𝛽-D-xilanase dalam air minum
ayam broiler. Tujuan dari pemberian XOS yaitu untuk mengetahui pengaruhnya
terhadap kandungan Short-Chain Fatty Acid (SCFA) dalam sekum dan kadar lipid
daging ayam broiler. Penelitian dilakukan variasi jumlah XOS sebesar 0%
(kontrol), 5%, dan 25% (v/v) dari total air minum ayam, serta pemanenan yang
dilakukan sebanyak 2 periode yaitu ketika ayam berumur 15 dan 35 hari. Sampel
ayam diambil sebanyak 3 ekor pada setiap kelompok perlakuan. Bagian yang
diambil yaitu sekum untuk dianalisis SCFA dan daging untuk dianalisis kadar
lipidnya. SCFA dianalisis menggunakan Gas Chromatography-Flame Ionization
Detector (GC-FID) dengan ekstraksi cair-cair sebagai tahap pemisahan awal,
sedangkan kadar lipid daging dianalisis menggunakan metode soxhlet.
Description
Finalisasi_Maya_10 Juni 2026
