Collaborative Governance dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang cukup serius di Indonesia, sehingga memerlukan upaya yang terpadu dan melibatkan berbagai pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan collaborative governance dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali peran serta interaksi antar pemangku kepentingan yang terlibat dalam program penurunan stunting. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, serta teknik triangulasi dengan melibatkan informan kunci dari instansi pemerintah, lembaga kesehatan, dan masyarakat. Analisis dilakukan dengan menggunakan model collaborative governance dari Ansell dan Gash (2008) yang meliputi kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, serta proses kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal berupa tingginya angka stunting mendorong para pemangku kepentingan untuk membangun kolaborasi lintas sektor melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Desain kelembagaan telah terbentuk dengan cukup baik melalui adanya regulasi formal dan mekanisme koordinasi. Kepemimpinan fasilitatif berperan penting dalam menjembatani kepentingan serta menjaga komitmen para pihak. Sementara itu, proses kolaborasi telah berjalan melalui dialog tatap muka, pembangunan kepercayaan, pemahaman bersama, serta komitmen, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti adanya kesenjangan komunikasi dan belum meratanya partisipasi. Secara keseluruhan, collaborative governance di Kecamatan Bangsalsari telah berjalan dengan cukup baik, namun masih perlu penguatan terutama dalam aspek koordinasi, komunikasi, dan keterlibatan para pemangku kepentingan agar hasil penurunan stunting dapat lebih optimal.
Description
Finalisasi_Maya_10 Juni 2026
