Gambaran Masalah Keperawatan Intoleransi Aktivitas pada Pasien Gagal Jantung
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Penyakit gagal jantung (Heart Failure/HF) seringkali menyebabkan
masalah keperawatan intoleransi aktivitas, yang ditandai dengan kelelahan, sesak
napas saat atau setelah aktivitas, perubahan denyut nadi dan tekanan darah, hingga
penurunan kapasitas fisik. Kondisi ini terutama disebabkan oleh
ketidakseimbangan antara suplai oksigen dan kebutuhan metabolisme tubuh akibat
gangguan fungsi pompa jantung. Penurunan curah jantung menyebabkan perfusi
jaringan menurun, sehingga suplai darah, oksigen, dan nutrisi tidak mencukupi
kebutuhan energi tubuh selama beraktivitas. Akibatnya, pasien mudah mengalami
kelelahan bahkan dalam aktivitas ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
frekuensi masalah keperawatan intoleransi aktivitas pada pasien gagal jantung yang
menjalani rawat inap di rumah sakit, serta tanda dan gejala yang umum ditemukan.
Menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan
retrospektif, populasi penelitian adalah data rekam medis pasien gagal jantung yang
menjalani rawat inap periode tahun 2024 di salah satu rumah sakit. Sebanyak 143
sampel rekam medis pasien gagal jantung yang menjalani rawat inap yang tersedia
dan dapat diakses dipilih, serta memiliki dokumentasi asuhan keperawatan. Data
dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang diadaptasi dari SDKI PPNI
2017 meliputi, karakteristik demografi, masalah keperawatan beserta tanda dan
gejala intoleransi aktivitas. Analisis data dilakukan secara univariat dengan statistik
deskriptif dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi dan persentase. Uji etik
penelitian telah dilakukan dengan nomor 267/UN25.1.14/KEPK/2025.
Description
FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 10
