Kajian Risiko Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) (Studi Kasus: Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Kebakaran merupakan peristiwa terjadinya luapan api yang tidak terkendali
sehingga dapat menyebabkan kerusakan dan menimbulkan kerugian baik secara
material, fisik maupun lingkungan. Penelitian terkait kebakaran telah dilakukan
dengan menerapkan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memetakan tingkat
risiko kebakaran hutan dan lahan, akan tetapi masih berfokus pada kecamatan di
lingkup perkotaan dan belum melakukan kajian pada kecamatan di wilayah yang
memiliki kawasan konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
tingkat risiko kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Banyuputih Kabupaten
situbondo menggunakan pendekatan mixed methods yang menggabungkan metode
kuantitatif melalui analisis spasial dengan metode Composite Mapping Analysis
(CMA) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), serta metode kualitatif melalui
wawancara untuk merumuskan strategi mitigasi risiko. Temuan menunjukkan
bahwa daerah dengan risiko tinggi hanya terdapat di Desa Sumberwaru yang
didalamnya terdapat Taman Nasional Baluran dengan total luas risiko tinggi 43,2%.
Kemudian terdapat risiko rendah 34,7% dan risiko sedang 22,1% dari total luas
risiko di Kecamatan Banyuputih. Strategi mitigasi yang didapat setelah melakukan
wawancara yaitu pada daerah dengan risiko tinggi difokuskan untuk pencegahan
bersifat prioritas, kemudian untuk daerah risiko sedang diberlakukan pencegahan
bersifat pengendalian, serta daerah risiko rendah diberlakukan upaya pemeliharaan
dan monitoring.
Description
reupload 2026 Rudi H, FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 10
