Perbandingan Kualitas Semen Segar Sapi Belgian Blue Pada Musim Kemarau dan Musim Hujan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Sapi Belgian Blue merupakan ras sapi unggul yang berasal dari Eropa dan
mulai dibudidayakan di Indonesia. Perubahan musim kemarau dan penghujan
berdampak pada kualitas semen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
perbedaan kualitas semen sapi Belgian Blue pada musim kemarau dan musim hujan
yang dilakukan di Laboratorium Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari.
Variabel yang digunakan dalam Penelitian ini meliputi volume, pH, konsentrasi,
konsistensi dan warna sapi Belgian Blue umur 3 tahun menggunakan data
Sekunder. Data yang digunakan pada musim hujan yaitu bulan Desember 2023,
Januari 2024, Maret dan April sedangkan data yang digunakan pada musim
kemarau yaitu bulan Mei, Juni, Juli dan Agustus 2024. Analisis data penelitian
menggunakan uji T pada variabel volume, pH, konsentrasi, dan uji Chi-Square
untuk variabel konsistensi dan warna. Hasil penelitian ini menunjukkan pada
analisis uji T pada variabel volume semen yang dihasilkan pada musim kemarau
lebih tinggi (3,88 ± 1,09 ml) dibanding musim penghujan (2,84 ± 0,85 ml). Begitu
juga dengan konsentrasi semen pada musim kemarau lebih tinggi (11.515,20 ±
3.735,76 juta/ml) dibanding musim penghujan (7.263,18 ± 5.373,69 juta/ml). Pada
variabel pH tidak menunjukkan perbedaan signifikan pada kedua musim.
Konsistensi semen menunjukkan hasil yang lebih baik pada musim kemarau (26%
kental) dibandingkan musim hujan (14%). Warna semen yang lebih baik didapatkan
di musim kemarau (39% putih susu) dibandingkan musim hujan (35%). Kualitas
semen sapi Belgian Blue di BBIB Singosari pada musim kemarau lebih baik
dibandingkan musim hujan dilihat dari volume, konsentrasi spermatozoa, warna
semen dan konsistensi semen.
Description
reupload 2026 Rudi H. FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 10
