Strategi Pengembangan Fasilitas Pasar Tradisional Berdasarkan Perspektif Pedagang dan Pembeli (Studi Kasus: Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Permasalahan yang sering ditemui di Indonesia adalah banyaknya pasar
tradisional di Indonesia yang tidak dilengkapi dengan fasilitas yang memadai
sesuai dengan SNI 8152 Tahun 2021 Tentang Pasar Rakyat, yang dapat
mempengaruhi tingkat kepuasan pedagang dan pembeli. Permasalahan yang
sama juga terjadi pada 5 pasar yang ada di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten
Jember, yang terdiri dari Pasar Tanjung, Pasar Gebang, Pasar Mangli, Pasar
Tegalbesar, dan Pasar Kepatihan. Permasalahan yang ada seperti, kurangnya
sarana penunjang kenyamanan dan keamanan seperti toilet, ruang ibadah, CCTV,
tempat sampah, dan ruang ASI.
Penelitian menggunakan metode Analisis Customer Satisfaction Index
(CSI) yang berfungsi sebagai alat ukur tingkat kepuasan pedagang dan pembeli.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan berbeda-beda pada setiap
pasar, seperti Pasar Tanjung dan Pasar Gebang memiliki tingkat kepuasan yang
cenderung tinggi dibandingkan dengan pasar lainnya. Sedangkan Pasar Kepatihan
dan Pasar Tegalbesar cenderung memiliki nilai kepuasan rendah bagi pengguna
pasar. Analisis SWOT untuk menyusun strategi pengembangan yang tepat bagi
tiap pasar.
Hasil penyusunan strategi menunjukkan Pasar Tanjung menggunakan
strategi W-O (Weakness dan Opportunities) yang berfokus pada perbaikan
kelemahan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Sementara itu Pasar Gebang,
Mangli, dan Kepatihan yang menggunakan strategi S-O (Strengths dan
Opportunities) yang berfokus pada peningkatan kekuatan menggunakan peluang
yang ada di sekitar pasar. lalu pada Pasar Tegalbesar digunakan strategi S-T
(Strengths dan Threats) yang menekankan peningkatan kekuatan untuk mengatasi
ancaman yang ada.
Description
Reupload file repository 29 Januari 2026_Ratna
