Uji Toksisitas Akut dan Subkronis Ekstrak Akar Tawas Ut (Ampelocissus rubiginosa L.) Terhadap Fungsi Ginjal Tikus Wistar
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Tawas ut (Ampelocissus rubiginosa L.) merupakan tumbuhan famili
Vitaceae yang telah lama dimanfaatkan masyarakat Dayak, Kalimantan Tengah
untuk pengobatan luka bakar, luka dalam, serta diabetes melitus. Berbagai
penelitian telah membuktikan efektivitas dari tawas ut, salah satunya adalah
aktivitas antidiabetes. Akan tetapi, sampai saat ini belum terdapat penelitian terkait
toksisitas dari tawas ut. Oleh karena itu, penelitian uji toksisitas akut dan subkronis
dari tawas ut terhadap fungsi organ ginjal ini dilakukan bertujuan untuk menjamin
keamanan penggunaan tawas ut di masyarakat mengingat potensi yang tinggi dari
tawas ut untuk dikembangkan menjadi kandidat obat tradisional.
Hasil uji toksisitas akut menunjukkan bahwa pemberian ekstrak akar tawas
ut dosis 2000 mg/kg BB secara oral tidak menimbulkan kematian maupun gejala
toksisitas pada hewan uji. Nilai LD50 semu ditetapkan >2000 mg/kg BB dan ekstrak
akar tawas ut dikategorikan toksisitas ringan. Selain itu, tidak ditemukan perbedaan
yang signifikan pada kadar BUN, kreatinin, bobot ginjal relatif, morfologi, serta
gambaran histopatologi ginjal antara kelompok perlakuan dan kontrol.
Pada uji toksisitas subkronis selama 28 hari dengan dosis 100 mg/kg BB,
200 mg/kg BB, dan 400 mg/kg BB, ekstrak akar tawas ut juga tidak menunjukkan
pengaruh yang signifikan terhadap fungsi ginjal tikus jantan maupun betina. Kadar
BUN, kreatinin, bobot organ, morfologi, serta profil histopatologi tidak
menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dengan seluruh
kelompok perlakuan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa
ekstrak akar tawas ut tidak bersifat nefrotoksik pada pengujian toksisitas akut
maupun subkronis, sehingga berpotensi aman untuk dikembangkan sebagai
kandidat obat herbal dengan penggunaan jangka menengah.
Description
Reupload Repositori File 08 Juni 2026_Kholif Basri
:: Finalisasi Repositori File 10 Juni 2026_Kurnadi
