Pengembangan Game Edukasi “Math-Match” Berbantuan Construct 3 Untuk Meningkatkan Kemampuan Numerik Siswa pada Materi Deret Bilangan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pengembangan Game Edukasi “Math-Match” Berbantuan Construct 3
untuk Meningkatkan Kemampuan Numerik Siswa pada Materi Deret Bilangan;
Dinardyansyah Fauzurrijal; 210210101105; 2025; 42 Halaman; Program Studi
Pendidikan Matematika Jurusan Pendidikan MIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Jember.
Pendidikan memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda
menghadapi tuntutan perkembangan zaman. Melalui proses pembelajaran yang
terencana, siswa didorong untuk mengembangkan potensi diri, termasuk
kemampuan berpikir dan pemecahan masalah (Rahman et al., 2022). Kemampuan
numerik merupakan kecakapan dalam melakukan perhitungan, memahami pola
bilangan, serta menerapkan logika matematis untuk memecahkan masalah sehari
hari (Arrahman et al., 2023). Kemampuan ini penting dikuasai siswa karena
menjadi dasar bagi pemahaman konsep matematis yang lebih kompleks. Namun
dalam pembelajaran matematika, berbagai kendala seperti perbedaan kemampuan
kognitif, rendahnya motivasi, serta kurang tepatnya penggunaan metode dan media
pembelajaran sering memicu kesulitan belajar, termasuk munculnya mathematics
anxiety yang berdampak pada rendahnya kemampuan numerik siswa (Malese et al.,
2023). Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan media pembelajaran yang inovatif
dan mampu meningkatkan minat belajar siswa. Media digital interaktif, seperti
game edukasi, dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan,
membantu pemahaman konsep, serta mendorong keterlibatan siswa dalam proses
pembelajaran (Nurrita, 2018; Mutia et al., 2020; Rozi & Khomsatun, 2019).
Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran juga sejalan dengan prinsip yang
tercantum dalam Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016.
Game edukasi ini berjenis Puzzle Game dimana game ini terdiri dari 3 level
dan diakhiri dengan soal cerita yang dibedakan dengan ukuran matriks dan tingkat
kesulitan yang berbeda. Pada level 1 bertemu dengan soal materi deret aritmetika
dan level 2 dengan materi geometri lalu pada level 3 dengan materi campuran antara
aritmetika dan geometri, setelah level 3 pada akhir game disajikan soal cerita
mengenai materi deret bilangan. Penelitian ini menerapkan model pengembangan
yang dikemukakan oleh Thiagarajan pada tahun 1976 yang dikenal dengan istilah
model four-D atau 4-D. Terdapat sebanyak empat tahapan pada model penelitian
Thiagarajan yang diaplikasikan dalam penelitian ini yaitu tahap pendefinisian
(Define), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Develop), dan tahap
penyebaran (Disseminate). Model Thiagarajan bertujuan menghasilkan suatu
produk yang berupa game edukasi matematika berbantuan software Construct 3.
Construct 3 merupakan salah satu platform yang dapat digunakan untuk
mengembangkan game edukasi berbasis HTML dan Android tanpa memerlukan
kemampuan pemrograman(Permatasari, Asikin, Dewi, et al., 2022). Melalui
platform tersebut dikembangkan game edukasi “Math-Match”, yang memuat
materi deret aritmetika dan geometri untuk meningkatkan kemampuan numerik
siswa. Selanjutnya game ini dilakukan uji kevalidan, kepraktisan, dan
keefektifannya. Game edukasi dalam penelitian ini divalidasi oleh tiga validator
dan dilakukan uji coba kepada pada siswa kelas XI-7 SMA Negeri 1 Gending.
Hasil pengembangan game edukasi “Math-Match” telah memenuhi kriteria
valid dengan nilai 𝛼 sebesar 0,934, game edukasi “Math-Match” dinyatakan
praktis dengan persentase yang diperoleh sebesar 83% dengan kategori baik, game
edukasi “Math-Match” telah memenuhi kriteria efektif dengan nilai persentase N
Gain sebesar 0,61 dengan kriteria cukup efektif serta telah dinyatakan mampu
meningkatkan kemampuan numerik siswa pada materi deret bilangan dilihat dari
rata-rata Pre-test dan Post-test yang meningkat pada setiap indikator kemampuan
numerik. Pada indikator perhitungan secara matematis mengalami peningkatan
sebanyak 73%. Indikator berpikir logis mengalami peningkatan sebanyak 48%.
Indikator pemecahan masalah mengalami peningkatan sebanyak 52%, serta
indikator mengenai pola-pola numerik serta hubungan-hubungannya mengalami
peningkatan sebanyak 59%. Berdasarkan dari hasil tersebut, maka dapat
disimpulkan bahwa Game Edukasi “Math-Match” Berbantuan Software Construct
3 telah memenuhi kriteria valid, praktis, efektif, serta dapat meningkatkan
kemampuan numerik siswa.
Description
Reupload Repositori File 08 Juni 2026_Kholif Basri
:: Finalisasi Repositori File 10 Juni 2026_Kurnadi
