Epidemiologi Deskriptif Kasus Difteri di Kabupaten Jember Tahun 2023-2024
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Difteri adalah penyakit menular akibat toksin bakteri Corynebacterium
Diphteriae. Difteri menular melalui droplet batuk atau bersin, dengan gejala yang
ditimbulkan meliputi demam, sakit menelan, leher bengkak, pseudomembran, serta
sesak nafas. Difteri berisiko terjadi pada seseorang atau masyarakat yang tidak
memiliki kekebalan terhadap difteri. Pada tahun 2023 Kabupaten Jember terjadi
Kejadian Luar Biasa Difteri dengan dilaporkan adanya 3 kasus positif dan 1
kematian. Kemudian pada tahun 2024 dilaporkan kembali 1 kasus positif difteri di
Kabupaten Jember. Setiap kasus difteri dilakukan penyelidikan epidemiologi
sebagai upaya pencegahan dan pengendalian dengan memberikan informasi
mengenai karakteristik kasus berdasarkan orang, tempat, dan waktu. Namun,
hingga penelitian ini dilakukan diketahui bahwa belum dilakukan pengolahan dan
diseminasi data mengenai gambaran kasus difteri di Kabupaten Jember yang
merupakan dasar awal dalam perencanaan perbaikan.
Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran kasus difteri di Kabupaten
Jember selama tahun 2023-2024 berdasarkan aspek orang, tempat, dan waktu.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan sumber data hasil
penyelidikan epidemiologi suspek difteri menggunakan formulir dif-1 sebanyak 27
kasus. Penelitian ini dilakukan di 17 puskesmas di Kabupaten Jember sejak
November 2024 dan selesai pada April 2025. Data penelitian merupakan data
sekunder dari studi dokumentasi laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember dan
laporan penyelidikan epidemiologi suspek difteri. Pelaksanaan penelitian dibantu
dengan handphone, alat tulis, dan lembar spreadsheet. Data dilakukan analisis
untuk memberikan gambaran distribusi frekuensi kasus difteri di Kabupaten Jember
Description
Reuploud Repository hasyim Juni 2026
:: Finalisasi Repositori File 10 Juni 2026_Kurnadi
