Pengembangan Sensor Kimia Berbasis Lab On Paper Menggunakan Reagen Fenat Untuk Deteksi Amonia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Amonia merupakan senyawa nitrogen hidrogen yang bersifat toksik serta
berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia. Metode
deteksi amonia umumnya masih bergantung pada instrumen laboratorium yang
mahal dan memerlukan waktu analisis relatif lama, sehingga diperlukan
pengembangan sensor berbasis lab on paper yang sederhana dan praktis. Penelitian
ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimal sensor amonia berbasis lab on
paper berdasarkan variasi volume sampel dan jenis kertas yang ditinjau dari
linearitas respon serta mengkaji karakteristik sensor meliputi waktu respon,
linearitas, sensitivitas, limit deteksi (LOD), presisi, akurasi, waktu pakai, dan
selektivitas. Selain itu, sensor diaplikasikan dalam penentuan konsentrasi amonia
dan dibandingkan dengan metode spektrofotometri Uv-Vis.
Penelitian ini diawali dengan merancang dan fabrikasi sensor lab on paper
menggunakan substrat kertas dengan variasi jenis kertas sebagai media deteksi.
Proses fabrikasi dilakukan dengan mencetak lapisan hidrofobik berbentuk
lingkaran pada permukaan kertas menggunakan metode sablon untuk membentuk
area deteksi. Langkah selanjutnya dilakukan optimasi kondisi pengukuran yang
meliputi volume sampel sebanyak 2,5; 5, dan 7,5 µL serta penggunaan jenis kertas
Whatman No.1, Whatman No.4, dan kertas Kromatografi Whatman grade 1.
Kondisi optimum sensor berbasis lab on paper ditentukan berdasarkan linearitas
respon sensor yang tertinggi. Analisis respon warna RGB yang menjadi acuan
pengukuran amonia dipilih yang paling linear terhadap perubahan konsentrasi.
Pengukuran dilakukan dengan mengimobilisasi reagen fenat pada zona deteksi
dengan urutan larutan fenol, larutan natrium nitroprusida, kemudian diteteskan
variasi volume sampel, serta ditambahkan larutan oksidator sehingga terjadi
perubahan warna dan kemudian dilakukan analisis menggunakan ImageJ. Sensor
berbasis lab on paper pada kondisi optimum yang diperoleh dilakukan karakterisasi
meliputi waktu respon, linearitas, sensitivitas, limit deteksi, presisi, akurasi, waktu
pakai, dan selektivitas. Tahap selanjutnya sensor diaplikasikan dalam penentuan
konsentrasi amonia pada sampel dan kemudian hasil pengukuran dibandingkan
dengan metode spektrofotometri Uv-Vis.
Hasil optimasi kondisi sensor lab on paper diperoleh pada variasi volume
sampel 5 µL dan jenis kertas Whatman No.1 yang menghasilkan respon paling
linear terhadap peningkatan konsentrasi dengan R2 = 0,9954. Karakterisasi sensor
lab on paper menunjukkan waktu respon yaitu 5 menit. Linearitas sensor berbasis
lab on paper diuji pada konsentrasi 0,1; 1; 2,5; 5; 7,5 dan 10 mg NH3-N/L dengan
nilai koefisien determinasi R2 = 0,9994. Sensitivitas lab on paper ditunjukkan oleh
nilai slope sebesar 1,229 a.u/mg NH3-N/L. Lab on paper dapat mendeteksi
konsentrasi terendah amonia yang ditunjukkan oleh nilai limit deteksi (LOD)
sebesar 0,1014 mg NH3-N/L. Hasil uji presisi menunjukkan bahwa pengukuran
memiliki tingkat keterulangan yang baik yang ditunjukkan oleh nilai RSD <5%,
yaitu pada rentang 0,26-1,19%. Uji akurasi sensor lab on paper menunjukkan
ketepatan yang baik dengan nilai akurasi berada pada rentang 96,56-98,47%.
Aplikasi sensor lab on paper dalam penentuan konsentrasi amonia
menunjukkan hasil yang berdekatan. Berdasarkan hasil uji t dengan df = 2 dan
tingkat signifikansi 95% diperoleh nilai thitung<ttabel sebesar 1,75 yang menunjukkan
bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara kedua hasil pengukuran menggunakan
sensor berbasis lab on paper dengan metode spektrofotometri Uv-Vis. Kedua
metode menunjukkan linearitas yang baik yang ditunjukkan dengan nilai R2 =
0,9995 untuk spektrofotometri Uv-Vis dan R2 = 0,9994 untuk lab on paper. Metode
spektrofotometri Uv-Vis memiliki nilai limit deteksi (LOD) yang lebih rendah yaitu
0,088 mg NH3-N/L dibandingkan sensor lab on paper sebesar 0,1014 mg NH3
N/L. Sensor lab on paper memiliki akurasi sebesar 96,56-98,47% sedangkan
metode spektrofotometri Uv-Vis memiliki akurasi sebesar 97,47-99,54% yang
menunjukkan bahwa kedua metode memiliki tingkat akurasi yang baik.
Description
Reupload Repositori File 08 Juni 2026_Kholif Basri
Validasi dan Finalisasi oleh Ratna 9 Juni 2026
