Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Pembelajaran Monopoli Terhadap Hasil Belajar IPAS dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SD
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Terpadu (IPAS) di sekolah dasar
membantu siswa memahami fenomena alam dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Namun,
pembelajaran masih sering didominasi oleh ceramah dan hafalan, sehingga membuat siswa kurang
aktif dan menyebabkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis yang rendah, terutama pada
topik tentang keadaan materi dan perubahannya. Siswa sering mengalami kesulitan
memahami konsep, menganalisis masalah, dan menarik kesimpulan. Salah satu
solusinya adalah menerapkan model pembelajaran berbasis masalah yang dibantu media monopoli.
Model ini mendorong siswa untuk memecahkan masalah nyata secara aktif, sementara media monopoli membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji
pengaruh pembelajaran berbasis masalah yang dibantu media monopoli terhadap hasil belajar IPAS dan keterampilan berpikir kritis siswa kelas empat. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimental dengan desain kelompok kontrol hanya post-test. Sampel
terdiri dari 47 siswa dari dua kelas: kelas eksperimen yang menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah dengan media monopoli dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian
dianalisis menggunakan Uji T Sampel Independen. Hasilnya menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,006 untuk hasil belajar dan 0,009 untuk keterampilan berpikir kritis. Kedua nilai tersebut berada di bawah 0,05, yang menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah yang dibantu oleh
media pembelajaran monopoli memiliki pengaruh positif pada kedua variabel tersebut.
