Penerapan Algoritma Dijkstra dan Bellman-Ford Untuk Menentukan Rute Terpendek ke Beberapa Objek Wisata di Kabupaten Banyuwangi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Abstract

Objek wisata adalah suatu tempat yang memiliki daya tarik tertentu serta dapat menarik kunjungan wisatawan. Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata. Mengutip berita dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, jumlah kunjungan wisatwan ke Banyuwangi dari tahun 2023 ke 2024 terus mengalami peningkatan. Hal tersebut menunjukkan bahwa industri pariwisata di Kabupaten Banyuwangi perlu dilakukan pengembangan, salah satunya dalam bidang teknologi informasi. Bentuk pengembangan teknologi informasi, salah satunya adalah dengan menyediakan informasi pariwisata yang lebih lengkap, seperti informasi mengenai rute menuju berbagai objek wisata. Rute wisata dapat direpresentasikan dengan graf berarah dan berbobot. Penelitian ini mengimplementasikan Algoritma Dijkstra dan Algoritma Bellman-Ford untuk menentukan rute terpendek menuju beberapa objek wisata di Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian dimulai dengan pengumpulan data sekunder berupa lokasi objek wisata dan jarak antar lokasi yang diperoleh dari Google Maps. Data tersebut kemudian direpresentasikan ke dalam bentuk graf berarah dan berbobot, dengan titik berupa lokasi wisata dan sisi berupa jarak antar lokasi. Data lokasi yang digunakan sebanyak 61 titik, 7 titik berupa tempat penginapan, 8 titik berupa lokasi wisata, dan 46 titik berupa persimpangan jalan atau tikungan. Proses perhitungan dilakukan menggunakan program Python dengan Google Colaboratory. Rute dihitung dengan kedua algoritma dan diklasifikasikan berdasarkan total jarak tempuh menjadi: perjalanan satu hari (≤ 160 km), dua hari (160 −320 km), dan lebih dari dua hari (> 320 km). Hasil implementasi menunjukkan bahwa baik algoritma Dijkstra maupun Bellman-Ford memberikan lintasan dan total jarak tempuh yang identik pada semua kasus uji. Contohnya pada pemilihan titik awal El Hotel (A) ke seluruh lokasi wisata menghasilkan lima kelompok rute dengan total jarak 677,8 km dan durasi lima hari. Kasus lain dari Java Banana Ijen (C) ke tiga titik wisata menghasilkan total jarak 151,1 km dan dibagi menjadi dua hari perjalanan. Program juga memvisualisasikan rute secara interaktif menggunakan peta dengan warna berbeda untuk masing-masing hari perjalanan. Dengan demikian, kedua algoritma tersebut efektif untuk menyelesaikan masalah rute terpendek pada kasus penelitian ini.

Description

Reupload File Repository 9 Juni 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By