Pengaruh Kompetisi, Karakteristik Proyek Dan Kapasitas Penyedia Terhadap Penawaran Tender Pekerjaan Konstruksi DI Pemerintah Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Pengadaan barang/jasa pemerintah (PBJ) adalah salah satu proses vital
dalam mendukung pembangunan nasional, pelayanan publik dan efisiensi
belanja negara. Dalam mendukung hal tersebut, pemerintah memberlakukan
kebijakan untuk meningkatkan akuntabilitas dalam pengadaan barang/jasa
dengan tujuan meningkatkan transparasi, efisiensi, efektifitas, keterbukaan,
daya saing, adil dan tidak diskriminatif. Berdasarkan prinsip keterbukaan dan
daya saing, proses pengadaan barang/jasa bisa diikuti oleh seluruh penyedia
dapat mencukupi kriteria yang ditentukan, serta memfasilitasi terciptanya daya
saing positif tanpa adanya campur tangan yang menganggu mekanisme pasar.
Salah satu indikator penting dalam prinsip keterbukaan dan daya saing adalah
tingkat partisipasi penyedia dalam memasukkan dokumen tender (Sancoko dan
Pratama, 2020).
Salah satu tolok ukur keberhasilan proses pengadaan barang/jasa adalah
tingginya partisipasi penyedia dalam pemasukan penawaran tender. Semakin
tinggi partisipasi penyedia tender, maka semakin tinggi potensi terciptanya
kompetisi yang sehat, efisiensi anggaran dan kualitas hasil pekerjaan yang
optimal (Larasati et al, 2024). Tingkat partisipasi penyedia dalam penawaran
tender juga merupakan salah satu indikator program peningkatan akses
penyedia PBJ pada Rencana Strategis Lembaga Kebijakan Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Tahun 2020 – 2024 yang mempunyai target
tingkat partisipasi penyedia sebesar 21% pada tahun 2024 (LKPP RI, 2023).
Description
reupload 2026 Rudi H
