Efek Stres Keluapan Air dan Suhu Rendah Pra-Inkubasi terhadap Daya Tetas dan Kondisi Biologi Anak Ayam (Gallus gallus domesticus) Fase Awal Pertumbuhan

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Abstract

Produktivitas penetasan telur ayam kampung (Gallus gallus domesticus) pada sistem peternakan rakyat mengalami penurunan signifikan dengan persentase keberhasilan berkisar 20-40%, jauh di bawah potensi biologis optimal yang mencapai 75-91%. Rendahnya performa penetasan disebabkan oleh manajemen pra-inkubasi yang tidak memadai, khususnya terkait kontrol lingkungan penyimpanan telur fertil. Paparan kelembaban berlebih dapat menginduksi penutupan mikropori kerabang telur yang menghambat difusi gas esensial bagi respirasi embrio. Sementara itu, kondisi suhu rendah pada fase pra-inkubasi berpotensi menyebabkan perlambatan aktivitas metabolik atau kerusakan struktur seluler embrio. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh stres keluapan air dan suhu rendah pra-inkubasi, terhadap viabilitas embrio dan karakteristik biologis anak ayam pada fase awal pertumbuhan pasca-menetas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2025 di sub laboratorium zoologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember. Sebanyak 60 butir telur fertil ayam kampung dibagi ke dalam empat kelompok perlakuan yaitu kontrol (T0), keluapan air (T1), suhu rendah (T2) dan kombinasi keluapan air dan suhu rendah (T3). Parameter yang diamati meliputi berat telur, detak jantung embrio, lama waktu penetasan, daya tetas, kelulushidupan embrio ayam, rasio konversi berat ayam dari berat telur, serta pertumbuhan biometri anak ayam (berat badan, panjang kepala, sayap, dan metatarsus). Data dianalisis secara deskriptif

Description

reupload 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By