Aplikasi Trichoderma Sp. dan Pupuk Guano Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Bawang merah ( Allium ascalonicum L.) adalah komoditas hortikultura
unggul yang digunakan sebagai bumbu dalam masakan untuk kebutuhan sehari
hari. Tanaman ini memiliki banyak manfaat, sehingga berdampak pada
meningkattnya permintaan bawang merah dipasaran. Permintaan konsumen akan
terus meningkat sering dengan jumlah penduduk yang terus menambah, Jadi
bawang merah produksi produksi bawang merah perlu ditingkatkan. Peningkatan
produksi bawang merah dapat dilakukan dengan menggunakan agen hayati
Trichoderma sp. dan memberikan pupuk guano yang sesuai dengan kebutuhan
tanaman.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan interaksi antara aplikasi
Trichoderma. sp. dan pupuk guano untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang
merah. Penelitian ini dilakukan di sebuah pekarangan rumah Desa
Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dari
Berbaris ke Juli Tahun 2025. Metode menggunakan RAK (Rancangan Acak
KelomPOK) Faktorial dengan dosis Trichoderma sp. meliputi T1: tanpa
Trichoderma sp. , T2: 15 g/tanaman, T3: 25 g/tanaman dan T4: 35 g/tanaman.
Dosis pupuk guano meliputi G1: tanpa pupuk guano, T2: 35 g/tanaman, T3: 45
g/tanaman dan T4: 55 g/tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan
Analisis Varians (ANOVA), jika data menunjukkan efek yang signifikan, maka
dilakukan pengujian lebih lanjut dengan DMRT dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi yang sangat signifikan
pada jumlah umbi, serta perbedaan yang signifikan pada diameter umbi, berat
segar umbi, dan berat segar akar. Pada perlakuan tunggal dosis Trichoderma sp. ,
pengaruh yang sangat signifikan terhadap tinggi tajuk, jumlah daun, panjang akar,
volume akar, dan berat kering udara. berat kering angin umbi, berat kering oven
umbi dan berat kering oven akar. Pada perlakuan tunggal dosis pupuk guano,
pengaruh yang sangat signifikan terhadap tinggi tajuk, volume akar, uberat kering
angina umbi, berat kering oven umbi dan berat kering oven akar, serta terdapat
perbedaan signifikan pada panjang akar dan tidak ada perbedaan signifikan pada
jumlah daun. Dosis yang direkomendasikan untuk interaksi adalah T4G3 (35 g
Trichoderma sp./tanaman dan 55 g pupuk guano/tanaman). Dosis yang
direkomendasikan untuk perlakuan tunggal Trichoderma sp. adalah 35 g/tanaman
dan perlakuan tunggal pupuk guano adalah 45 g/tanaman.
Description
Reupload Repositori File 09 Juni 2026_Kholif Basri
:: Finalisasi Repositori File 9 Juni 2026_Kurnadi
