Dampak Fatherless Terhadap Perkembangan Psikologis Remaja Perempuan (Studi Kasus 3 Remaja Perempuan Fatherless di Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Fenomena fatherless yang terjadi di Desa Patrang yakni keadaan seorang anak
yang memiliki ayah namun tidak berperan secara maksimal dalam proses
pertumbuhan anak. Peran pengasuhan seorang ayah sering kali terabaikan,
masyarakat beranggapan bahwa peran seorang ayah adalah sebagai pemenuhan
ekonomi saja, sedangkan pengasuhan anak merupakan tanggung jawab seorang ibu.
Paradigma dimana lelaki atau seorang ayah tidak layak untuk mengasuh dan terlibat
dalam proses pengasuhan. Kehadiran seorang ayah sangat berpengaruh dalam
kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak fatherless
terhadap perkembangan psikologis dan emosional remaja perempuan.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis
penlitian ini studi kasus. Teknik penentuan informan menggunakan metode
snowball sampling dengan informan pokok penelitian berjumlah 3 orang yaitu
remaja perempuan dengan kasus berbeda-berda yaitu perceraian, pola asuh yang
dipengaruhi oleh adanya budaya lokal, anak ditinggal jau oleh sang ayah. Berusia
15-16 tahun di Kelurahan Patrang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik
observasi non-partisipan, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Metode
analisis data menggunakan Miles dan Huberman yaitu, reduksi data, penyajian data,
dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dengan menggunakan teknik
triangulasi sumber.
Hasil menunjukkan bahwa dampak fatherless pada remaja perempuan
diantaranya kurang percaya diri sehingga sering membandingkan diri sendiri
dengan orang lain, memiliki minat dan kemampuan belajar rendah, sulit
mengutarakan pendapat dan memecahkan masalah secara mandiri, sulit
bersosialisasi, tidak terbuka dan sering memendam perasaan, memiliki kesadaran
diri rendah, sulit mengendalikan emosi sehingga mudah marah dan tersinggung
dengan hal-hal sepele, memiliki rasa empati dan keterampilan sosial yang rendah.
Description
Reuploud Repository hasyim Juni 2026, FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 08
