Pengaruh Ekstrak Daun Kakao (Theobroma Cacao) terhadap Morfologi Spermatozoa Mencit Jantan (Mus Musculus) dan Pemanfaatannya Sebagai Book Chapter
Loading...
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Data yang diperoleh dari world meter pada tahun 2025 menunjukkan jumlah populasi di Indonesia menduduki peringkat ke empat sebesar 285.376.902 jiwa. Kualitas hidup masyarakat suatu negara di pengaruhi oleh tingginya jumlah penduduk. Hal ini mengakibatkan peningkatan kualitas penduduk sulit terealisasikan, sehingga menyebabkan munculnya masalah kesejahteraan, sosial ekonomi dan kerusakan lingkungan menjadi dampak paling besar dari kepadatan penduduk. Program keluarga berencana adalah program nasional dari pemerintah dengan tujuan mewujudkan kesejahteraan ekonomi dan kualitas penduduk Indonesia untuk mencapai suatu keseimbangan. Program ini dirancang untuk menyeimbangkan jumlah penduduk dan kebutuhan. Dalam program ini, pria dapat
berperan serta dalam mewujudkan keberhasilan keluarga berencana. Salah satu bentuk peran tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan alat kontrasepsi pria. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengembangkan pilihan kontrasepsi pria adalah dengan mencari alternatif dari bahan alam. Penelitian dan pengembangan terus dilakukan untuk menemukan bahan alami yang berpotensi sebagai alat kontrasepsi, salah satunya adalah tanaman kakao (Theobroma cacao).
Daun kakao diketahui memiliki kandungan senyawa seperti alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, theobromine. Senyawa-senyawa ini diduga berpotensi sebagai antifertilitas. Pembuatan ekstrak daun kakao (Theobroma cacao) dilakukan dengan memilih daun kakao muda dan sehat, kemudian di bersihkan dan dikering anginkan. Daun kemudian di blender didapatkan serbuk sebanyak 500gram. Serbuk direndam dalam etanol 70% sebanyak 3750 ml selama 5×24 jam. Filtrat yang dihasilkan
diuapkan menggunakan rotary evaporator didapatkan ekstrak kental menggunakan suhu 45°C-50°C kemudian dilakukan penimbangan untuk diinduksikan ke mencit secara oral dengan kelompok perlakuan P1 (200 mg/kg BB), P2 (300 mg/kg BB), P3 (400 mg/kg BB) dengan pengulangan setiap kelompok 6 kali. Di hari ke-15, hewan uji di bedah dengan menggunakan bius dan dibuat suspensi spermanya.
Hasil analisis statistik yang diperoleh menunjukkan pemberian ekstrak daun kakao (Theobroma cacao) yang diinduksikan kedalam tubuh mencit selama 14 hari dapat menurunkan jumlah morfologi spermatozoa normal secara signifikan seiring dengan bertambahnya dosis yang diberikan. Pemberian ekstrak daun kakao berpengaruh nyata terhadap morfologi spermatozoa mencit. Hal ini
mengindikasikan bahwa kandungan senyawa dari ekstrak daun kakao memiliki potensi sebagai antifertilitas melalui mekanisme yang memengaruhi kualitas morfologi spermatozoa. Dari hasil yang telah didapatkan ekstrak daun kakao (Theobroma kakao) memengaruhi normalitas spermatozoa seperti kepala spermatozoa yang tidak proporsional, bulat kecil dan tidak memiliki kait selain itu,
abnormalitas spermatozoa juga dapat dilihat dari bentuk leher dan ekor spermatozoa seperti leher yang tidak simetris, ekor yang menggulung dan ekor pendek. Dosis yang bekerja paling efektif dalam menurunkan jumlah spermatozoa normal adalah dosis 300 mg/kg BB. Abnormalitas spermatozoa semakin meningkat ketika terdapat paparan senyawa-senyawa bioaktif yang diberikan dalam dosis
tinggi yang menyebabkan senyawa bersifat toksik, salah satunya akan menyebabkan stress oksidatif. Stres oksidatif merupakan kondisi radikal bebas (reaktif oksigen/ROS) melampaui kapasitas antioksidan pada tubuh. Stres oksidatif menyebabkan kerusakan pada struktur dan fungsi spermatozoa. Book chapter adalah suatu media cetak yang memuat informasi tentang suatu produk, layanan sosial, profil lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas sebagai bahan bacaan yang mudah dipahami untuk menambah pengetahuan terkait manfaat alami kandungan senyawa metabolit sekunder pada daun kakao (Theobroma cacao) sebagai obat untuk kontrasepsi alami. Produk book chapter sebagai media informasi dinilai sangat
valid atau layak karena semua poin dalam unsur yang dinilai sesuai dan hanya dibutuhkan beberapa pembenaran dengan produk sehingga dapat digunakan sebagai media informasi masyarakat yang layak.
Description
Reuploud file repositori 30 Jan 2026_Firli
