Estimasi Produktivitas Tebu di Wilayah Perkebunan Glenmore Menggunakan Indeks Vegetasi Berdasarkan Analisis Truncated Spline
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Produktivitas tebu merupakan parameter penting dalam mendukung kebutuhan gula
nasional, namun estimasinya di lapangan masih banyak dilakukan menggunakan
metode konvensional yang memerlukan waktu dan biaya besar. Pemanfaatan
penginderaan jauh melalui citra satelit Sentinel-2 memungkinkan pemantauan
pertumbuhan tanaman tebu secara spasial dan temporal menggunakan indeks
vegetasi NDVI. Meskipun NDVI banyak digunakan untuk menggambarkan kondisi
vegetasi, hubungan antara NDVI dan produktivitas tebu tidak selalu bersifat linier
sehingga diperlukan pemodelan yang lebih fleksibel. Penelitian ini bertujuan
membangun model estimasi produktivitas tebu berdasarkan nilai maksimum NDVI
menggunakan metode regresi truncated spline. Penelitian dilakukan di perkebunan
tebu Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, dengan menggunakan petak lahan pada
varietas yang sama yaitu PS862. Data NDVI diperoleh dari citra satelit Sentinel-2
multitemporal yang diolah menggunakan Google Earth Engine, untuk mengurangi
fluktuasi data akibat gangguan awan dan noise temporal, dilakukan smoothing
menggunakan metode Savitzky-Golay. Nilai maksimum NDVI dari setiap petak
lahan digunakan sebagai variabel prediktor dalam pemodelan produktivitas tebu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola temporal NDVI mengikuti karakteristik
fenologi tanaman tebu. Hubungan antara NDVI maksimum dan produktivitas tebu
bersifat non-linier. Model truncated spline menghasilkan R2 sebesar 0,664 yang
menunjukkan bahwa 66,4% nilai produktivitas tebu dapat dijelaskan oleh nilai
NDVI maksimum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model tersebut dapat
digunakan sebagai pendekatan estimasi produktivitas tebu berbasis citra Sentinel-2
dengan penerapan yang bersifat spesifik terhadap varietas dan lokasi penelitian
Description
reupload 2026 Rudi H
:: Finalisasi Repositori File 8 Juni 2026_Kurnadi
