Rancang Bangun Pembangkit Listrik PMFC (Plant Microbial Fuel Cell) dengan Variasi Perbedaan Jumlah Populasi Tanaman Hias
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Plant Microbial Fuel Cell (P-MFC) merupakan suatu inovasi pemanfaatan
mikroorganisme pada tanaman yang aktif berfotosintesis. Prinsip kerja P-MFC
adalah penguraian molekul karbohidrat (C6H12O6) pada akar dari hasil fotosintesis
oleh bakteri mikroba secara anarobik menjadi karbon dioksida, proton, dan
elektron, PMFC menghasilkan listrik dengan bantuan elektroda. Penelitian ini
berfungsi untuk mengetahui pengaruh jumlah populasi tanaman terhadap besarnya
daya listrik yang dihasilkan. Penelitian menunjukkan Daya listrik akan meningkat
seiring bertambahnya populasi hingga mencapai titik puncak. Setelah titik tersebut,
penambahan populasi justru akan menyebabkan daya listrik menurun. Nilai arus,
tegangan dan daya maksimum yang dihasilkan dalam 15 hari pengujian, Nilai arus
pada pot 1 senilai 1.086 mA, Pada Pot 2 senilai 0.859 mA, Pada Pot 3 senilai 2.203
mA, Lalu Nilai tegangan pada Pot 1 senilai 0.641 V, Pot 2 senilai 0.580 V, Pot 3
senilai 0.588 V, Sedangkan daya listrik maksimu yang dihasilkan Pot 1 Senilai
0.638 mW, Pot 2 senilai 0.444 mW dan Pot 3 senilai 1.226 mW dan Daya listrik
terbesar dihasilkan ketika sistem menemukan kompromi terbaik antara pH yang
sesuai untuk aktivitas bakteri di anoda (netral) dan efisiensi reaksi di katoda (basa).
Pada praktiknya, untuk sistem PMFC sederhana, titik optimal ini biasanya masih
berada pada kondisi netral hingga sedikit basa. pH yang sangat tinggi justru akan
merusak komponen anoda (bakteri dan akar tanaman) dan menurunkan performa
secara keseluruhan.
Description
Reupload Repositori File 02 Juni 2026_Kholif Basri
:: Finalisasi Repositori File 6 Juni 2026_Kurnadi
