Implementasi Animasi Stop-Motion untuk Mengidentifikasi Penguasaan Konsep Listrik Dinamis Siswa SMP dalam Pembelajaran IPA

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Implementasi Animasi Stop-Motion untuk Mengidentifikasi Penguasaan Konsep Listrik Dinamis Siswa SMP dalam Pembelajaran IPA; Ismi Kayyisah Illiyin, 210210104120; 2025; 35 halaman; Program Studi Pendidikan IPA Jurusan Pendidikan MIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember. Listrik dinamis mencakup konsep-konsep yang cukup abstrak seperti arus listrik, tegangan, resistensi, dan hukum Ohm. Memahami konsep-konsep ini memerlukan kemampuan berpikir secara abstrak dan keterampilan untuk menghubungkan berbagai elemen yang saling terkait. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan suatu sumber media yang dapat membantu siswa memahaminya lebih baik. Animasi Stop-Motion adalah alat yang sangat efektif dalam menjelaskan konsep-konsep abstrak dan proses ilmiah. Teknik ini unggul dalam memecah fenomena ilmiah yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Dengan menggunakan animasi Stop-Motion, siswa dapat melihat representasi visual yang jelas dari berbagai konsep, yang memudahkan mereka untuk memahami dan menginternalisasi ide-ide yang sulit. Pendekatan ini memungkinkan penjelasan yang lebih terperinci dan mendalam, serta memberikan gambaran yang lebih nyata tentang bagaimana berbagai komponen dan proses saling berinteraksi. Dengan demikian, animasi Stop-Motion tidak hanya menyederhanakan materi pelajaran tetapi juga meningkatkan pemahaman siswa dengan cara yang lebih interaktif dan menarik. Penelitian dilaksanakan di MTs Negeri 2 Jember pada semester genap bulan Januari-Februari tahun ajaran 2024/2025 dengan subjek sebanyak 20 orang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan case-study untuk mengeksplorasi dan mendapatkan penguasaan mendalam tentang bagaimana pembuatan animasi stop-motion bekerja dalam mengidentifikasi penguasaan konsep siswa tentang fenomena listrik dinamis. Penelitian dilaksanakan melalui wawancara semi-terstruktur dua lawan satu antara siswa dengan peneliti setelah siswa membuat pemodelan fenomena dengan animasi stop-motion dengan memvisualisasikan sebuah fenomena listrik dinamis. Data analisis menggunakan analisis tematik yang dikodekan secara induktif (data driven) untuk mengidentifikasi pola (tema) yang terlibat dalam data. Hasil menunjukkan semua siswa berhasil membuat animasi stop-motion yang menganimasikan fenomena arus listrik, yaitu tentang arus listrik yang berjalan pada sebuah penghantar dari baterai kutub positif menuju lampu lalu ke kutub negatif saat rangkaian tertutup. Terdapat lima konsep dalam mengidentfikasi hasil animasi yang telah dibuat oleh siswa. Dari lima konsep tersebut yang paling dikuasai oleh siswa terdapat tiga konsep yaitu konsep Arus Listrik (Electric Current), konsep Perbedaan Potensial Listrik (Different In Electric Potential), dan konsep Daya (Power). Sementara konsep yang kurang dikuasai oleh siswa yaitu konsep Resistansi Hukum Ohm (Resistance Ohm Law) dan konsep Daya (Power). Pembuatan animasi stop-motion yang dibuat siswa membantu siswa dalam mempresentasikan penguasaan konsep listrik dinamis yang diketahui siswa. Pemodelan pada setiap frame yang dibuat siswa secara berurutan ini juga dapat mendukung keterampilan siswa untuk memikirkan setiap perubahan dinamis pada fenomena yang terjadi. Penelitian ini membuktikan secara teoritis bahwa proses pembuatan animasi stop-animation dapat membantu untuk pengembangan penguasaan konsep siswa.

Description

Reupload File Repository 4 Juni 2026_Yudi Validasi file repositori 4 Juni 2026_Magang SP (Mutiara)_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By