Pengembangan Modul berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Literasi Sains dalam Pembelajaran IPA SMP
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Literasi sains merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki peserta
didik dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era
modern. Literasi sains tidak hanya berkaitan dengan penguasaan konsep, tetapi juga
kemampuan berpikir kritis, menganalisis fenomena alam, menginterpretasikan
data, serta mengambil keputusan berbasis bukti ilmiah dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, berbagai hasil studi nasional maupun internasional menunjukkan bahwa
tingkat literasi sains peserta didik Indonesia masih tergolong rendah. Rendahnya
literasi sains ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya proses pembelajaran
IPA yang masih berorientasi pada hafalan, kurangnya pembelajaran yang bersifat
kontekstual, serta penggunaan bahan ajar yang belum mampu memfasilitasi
keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran.
Pembelajaran IPA seharusnya disajikan secara menarik, interaktif, dan
bermakna agar peserta didik dapat memahami konsep secara utuh dan
mengaitkannya dengan fenomena nyata di lingkungan sekitar. Salah satu
permasalahan yang sering ditemui dalam pembelajaran IPA adalah keterbatasan
media pembelajaran dalam memvisualisasikan konsep-konsep yang bersifat
abstrak, seperti sistem organ pada manusia. Oleh karena itu, diperlukan inovasi
bahan ajar yang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendukung
proses pembelajaran. Teknologi Augmented Reality (AR) merupakan salah satu
alternatif yang dapat digunakan karena mampu mengintegrasikan objek virtual tiga
dimensi ke dalam dunia nyata secara real time, sehingga peserta didik dapat
mengamati objek pembelajaran secara lebih konkret dan interaktif.
Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan modul pembelajaran berbasis Augmented Reality pada
pembelajaran IPA SMP serta mengkaji tingkat validitas, kepraktisan, dan
keefektifan modul tersebut dalam meningkatkan literasi sains peserta didik. Modul
yang dikembangkan diharapkan tidak hanya layak secara isi dan tampilan, tetapi
juga mampu meningkatkan pemahaman konsep, minat belajar, serta kemampuan
literasi sains peserta didik.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and
Development) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis,
desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap analisis dilakukan
identifikasi kebutuhan pembelajaran melalui wawancara dan observasi untuk
mengetahui permasalahan yang dihadapi guru dan peserta didik dalam
pembelajaran IPA. Tahap desain dilakukan dengan menyusun struktur modul,
merancang materi pembelajaran, serta menentukan bentuk integrasi teknologi
Augmented Reality yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan kompetensi
dasar yang ingin dicapai. Tahap pengembangan meliputi pembuatan modul berbasis
AR dan validasi oleh ahli materi serta ahli media untuk menilai kelayakan modul.
Setelah modul dinyatakan valid, tahap implementasi dilakukan dengan
menerapkan modul pembelajaran berbasis Augmented Reality pada pembelajaran
IPA kelas VIII SMP materi sistem pencernaan manusia. Evaluasi dilakukan untuk
mengetahui kepraktisan dan keefektifan modul melalui observasi keterlaksanaan
pembelajaran, angket respon peserta didik, serta tes literasi sains berupa pretest dan
posttest. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan perhitungan N-gain.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran berbasis Augmented
Reality memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan persentase 91,67% dan
kepraktisan pada kategori sangat praktis dengan persentase 85,09%, yang
menunjukkan bahwa modul mudah digunakan, menarik, dan membantu
pemahaman peserta didik. Keefektifan modul ditunjukkan oleh peningkatan literasi
sains peserta didik dengan nilai N-gain sebesar 0,72 pada kategori tinggi.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran berbasis
Augmented Reality dinyatakan valid, praktis, dan efektif serta layak digunakan
sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran IPA SMP.
Description
Validasi file repositori 15 Juni 2026_Firli
