Pengaruh Konsentrasi Ethyl Methane Sulfonate dan BAP terhadap Pertumbuhan Saintpaulia ionantha H. Wendl. secara In Vitro

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Saintpaulia ionnatha H. Wendl. adalah tanaman hias populer dengan nilai estetika tinggi, namun memiliki keragaman genetik alami yang terbatas. Salah satu upaya untuk meningkatkan variasi genetik dan kualitas pertumbuhan tanaman adalah melalui induksi mutasi menggunakan mutagen kimia dan perbanyakan in vitro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Ethyl Methane Sulfonate (EMS) dan Benzyl Amino Purine (BAP), serta interaksinya, dan untuk memperoleh tanaman mutan Saintpaulia ionantha H. Wendl. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei hingga September 2025 di Unit Pengelolaan Limbah dan Laboratorium Terpadu Universitas Jember dengan menggunakan rancangan faktorial acak lengkap dengan dua faktor, yaitu konsentrasi EMS (0, 50, 100, 150, 200, dan 250 ppm) dan konsentrasi BAP (0 dan 1 ppm). Variabel yang diamati meliputi jumlah bibit, jumlah daun, tinggi tanaman, jumlah akar, kandungan klorofil, warna daun, bentuk stomata, dan bentuk daun, yang dianalisis menggunakan ANOVA, SEM, serta pengelompokan dengan metode UPGMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi EMS 0 ppm merupakan perlakuan terbaik untuk mendorong pertumbuhan Saintpaulia ionantha H. Wendl. Konsentrasi BAP sebesar 1 ppm ditemukan optimal untuk pertumbuhan vegetatif. Kombinasi 0 ppm EMS dan 1 ppm BAP mendorong pertumbuhan terbaik. Tanaman mutan Saintpaulia diperoleh dari aplikasi EMS dan BAP, khususnya EMS 200 + BAP 1 ppm dan EMS 250 ppm + BAP 1 ppm, yang menunjukkan perbedaan fenotipik.

Description

:: Finalisasi Repositori File 4 Juni 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By