Sintesis Lignosulfonat Teroksidasi dari Lignin Ekstraksi Kulit Kopi Untuk Aplikasi Inhibitor Scale dan Korosi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Industri minyak dan gas bumi selalu menghadapi tantangan dalam
mempertahankan dan meningkatkan kinerja sistem produksi pada sumur-sumur yang
sudah lama beroperasi dan mengalami penurunan performa. Salah satu penyebabnya
ada terjadinya scale dan korosi yang dapat menghambat dan menyebabkan kerusakan
pada alat. Penelitian kali ini dilakukan untuk membuat inhibitor ramah lingkungan
yang berasal dari kulit kopi. Kulit kopi mengandung gugus fenolik, metoksil, dan
karboksil yang memungkinkan terjadinya reaksi modifikasi, seperti sulfonasi dan
oksidasi. Gugus fenolik (Ar−OH) dan karboksilat (-COOH) dalam struktur lignin dapat
melepaskan proton (H⁺) membentuk ion bermuatan negatif (−O⁻ dan −COO⁻) yang
kemudian berikatan dengan kation seperti Ca²⁺ dan Fe2+. Penelitian ini meliputi
identifikasi gugus fungsional lignin termodifikasi berdasarkan pengujian FTIR dan
pengujian efektivitas scale dan corrosion inhibitor berdasarkan variasi pH dan
temperatur.
Metode penelitian yang dilakukan meliputi ekstraksi soda lignin menggunakan
NaOH, dilanjutkan dengan sulfonasi menggunakan NaHSO3 dan dilakukan oksidasi
menggunakan larutan paracetic acid. Identifikasi FTIR dilakukan untuk mengetahui
keberhasilan ektraksi soda lignin dengan adanya gugus fungsi O-H (3649.32 cm⁻¹ dan
3483.44 cm⁻¹), C=O (1716.65 cm⁻¹) dan C=C (1508.33 cm⁻¹). Proses sulfonasi
diidentifikasi dengan adanya gugus fungsi S-O (636.44 cm⁻¹ dan 1182.36 cm⁻¹) dan
SO₃⁻ (1130.29 cm⁻¹). Proses oksidasi diidentifikasi dengan ada peningkatan gugus
fungsi C=O (1716.65 cm⁻¹).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lignosulfonat teroksidasi berpotensi
menjadi scale dan corrosion inhibitor. Gugus karboksilat dalam lignosulfonat
teroksidasi terbukti mampu bereaksi dengan ion logam dan mengadsorpsi Ca²⁺ dan Fe2+
sehingga menghambat pembentukan dan menurunkan laju korosi. Hasil efektivitas dari
scale inhibitor paling tinggi berada pada temperatur 30 °C dan pada 5 - 6, yaitu 94.1%
- 66.0%. Hasil efektivitas dari corrosion inhibitor paling tinggi berada pada temperatur
100 °C pada pH 7-11, yaitu mencapai 60.0% hingga 100%.
Description
:: Finalisasi Repositori File 3 Juni 2026_Kurnadi
