Analisis Kadar Zat Besi dan Daya Terima Rolade Ikan Cakalang untuk Pencegahan Anemia
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Anemia defisiensi besi (ADB) masih menjadi salah satu permasalahan gizi
yang banyak terjadi pada remaja putri akibat rendahnya asupan zat besi dan
meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan menstruasi. Upaya
pencegahan ADB dapat dilakukan melalui konsumsi pangan sumber zat besi yang
dapat diterima oleh remaja. Ikan cakalang mengandung zat besi sebesar 2,9 mg/100
g, sedangkan tepung kedelai mengandung zat besi sebesar 8,4 mg/100 g sehingga
berpotensi meningkatkan kadar zat besi pada produk pangan. Oleh karena itu,
produk rolade ikan cakalang dengan substitusi tepung kedelai dapat menjadi salah
satu alternatif pangan sumber zat besi yang diharapkan mampu mendukung
pencegahan anemia defisiensi besi pada remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis kadar zat besi dan daya terima rolade ikan cakalang dengan substitusi
tepung kedelai sebagai upaya mendukung pencegahan ADB pada remaja putri.
Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan tiga kali pengulangan pada setiap perlakuan. Selanjutnya, prosedur
penelitian ini diawali dengan proses pembuatan rolade ikan cakalang menggunakan
empat taraf substitusi tepung kedelai, yaitu 0%, 10%, 15%, dan 20%. Kemudian,
kadar zat besi dianalisis dengan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan
Atom (SSA) dan uji daya terima dilakukan dengan metode uji organoleptik
menggunakan skala hedonik 1–4 pada 30 panelis remaja putri usia 13–15 tahun di
SMPN 3 Jember. Lalu, penentuan formulasi terbaik dilakukan menggunakan
Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) dengan mempertimbangkan parameter
kadar zat besi dan hasil uji daya terima, meliputi warna, aroma, tekstur, dan rasa.
Description
Reupload file repository dea/firli
Validasi file repositori 2 Juni 2026_Dea_Firli
