Tingkat Konsumsi, Indeks Massa Tubuh (IMT), dan Status Anemia pada Atlet Karate Remaja Putri Kabupaten Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Pencapaian prestasi oleh seorang atlet tidak terlepas dari dukungan aspek gizi. Salah satu cabang olahraga yang masih belum optimal pencapaian prestasinya di Kabupaten Lumajang adalah karate. Atlet karate memerlukan konsentrasi untuk mendukung pencapaian prestasinya. Konsentrasi tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa kondisi, salah satunya anemia yang juga rentan dialami oleh beberapa kelompok umur seperti remaja putri. Kondisi anemia dapat mempengaruhi ketahanan fisik atlet sehingga perlu diperhatikan. Studi pendahuluan pada 8 atlet karate remaja putri di Kabupaten Lumajang menunjukkan seluruhnya mengalami anemia dan kasus anemia remaja putri di Kabupaten Lumajang per triwulan 2 tahun 2023 cukup tinggi, yakni sebesar 52,97%. Kondisi anemia dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti kurangnya asupan zat gizi tertentu berupa protein, zat besi, asam folat, vitamin B12, dan vitamin C, serta dapat dipengaruhi juga oleh indeks massa tubuh (IMT). Remaja saat ini banyak yang menyukai konsumsi junk food yang rendah serat, vitamin, mineral, dan zat gizi lain sehingga dapat berisiko mengalami defisiensi zat gizi tertentu. Hasil studi pendahuluan juga menunjukkan dari 18 atlet karate remaja di Kabupaten Lumajang terdapat 2 atlet remaja putri yang memiliki IMT kurus dan IMT kurus berisiko 2,801 kali untuk mengalami anemia. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk menggambarkan tingkat konsumsi dan IMT serta status anemia pada atlet karate remaja putri di Kabupaten Lumajang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan dilakukan di perguruan karate di Kabupaten Lumajang yang terdiri dari Shitoryu Indonesia Karate-Do (Shindoka), Kushin Ryu-M Karate-Do Indonesia (KKI), Institut Karate-Do Indonesia (INKAI), Institut Karate-Do Nasional (INKANAS), Akademi Seni-Beladiri Karate Indonesia (ASKI), dan Bandung Karate Club (BKC). Sampel penelitian ini adalah atlet karate remaja putri di Kabupaten Lumajang yang berusia 12-21 tahun sebanyak 40 orang dan diambil dengan metode proportional random sampling. Data yang diambil berupa data tingkat konsumsi melalui wawancara food recall 2x24 jam, data IMT berdasarkan pengukuran tinggi badan dan berat badan, serta data status anemia melalui pengukuran kadar hemoglobin. Analisis dilakukan menggunakan tabel frekuensi dan tabulasi silang (crosstab) dan disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa atlet karate remaja putri di Kabupaten Lumajang lebih banyak berusia 12-13 tahun, yakni sebanyak 42,5% dan sebagian besar atlet diketahui mengalami anemia, yakni sebanyak 67,5%. Jika berdasarkan usia, atlet dengan usia 12-13 tahun sebagian besar mengalami anemia, yakni sebanyak 58,8%.. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebagian besar atlet memiliki tingkat konsumsi protein defisit berat sebanyak 55,0%, tingkat konsumsi zat besi yang kurang sebanyak 80%, tingkat konsumsi vitamin B12 yang kurang sebanyak 65%, dan tingkat konsumsi vitamin C yang kurang sebanyak 87,5%, sedangkan 100% atlet memiliki tingkat konsumsi asam folat yang kurang serta 90% atlet memiliki IMT yang normal. Selain itu, atlet dengan tingkat konsumsi protein, zat besi, asam folat, vitamin B12, dan vitamin C yang kurang lebih banyak mengalami anemia serta atlet dengan IMT normal diketahui juga lebih banyak mengalami anemia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah atlet dengan tingkat konsumsi protein, zat besi, asam folat, vitamin B12, dan vitamin C yang kurang diketahui lebih banyak mengalami anemia, sedangkan atlet dengan IMT yang normal juga lebih banyak mengalami anemia. Penelitian ini terbatas pada jumlah sampelnya sehingga peneliti selanjutnya dapat menambah jumlah sampel dan meneliti dengan menggunakan metode penelitian lain. Saran bagi FORKI Kabupaten Lumajang adalah dapat memberikan edukasi mengenai pentingnya konsumsi gizi seimbang bagi para atlet karate.
Description
Reupload File Repository_Yudi
Approved by Teddy
