Pengaruh UMP, PDRB, IPM, dan Jumlah Penduduk Muslim Terhadap Penghimpunan Zakat di Pulau Jawa
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini mengkaji pengaruh Upah Minimum Provinsi (UMP), Produk
Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan
jumlah penduduk Muslim terhadap penghimpunan zakat di kantor BAZNAS enam
provinsi Pulau Jawa periode 2019–2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif
eksplanatori dengan analisis regresi data panel Fixed Effect Model (FEM). Data
bersumber dari publikasi resmi BAZNAS, BPS, Kementerian Ketenagakerjaan, dan
Kementerian Agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMP berpengaruh
negatif namun tidak signifikan terhadap penghimpunan zakat, mengindikasikan
kenaikan upah minimum belum mampu mendorong peningkatan zakat secara nyata
karena tekanan inflasi dan dinamika pasar tenaga kerja. PDRB berpengaruh negatif
dan signifikan, mengungkap paradoks pembangunan dimana pertumbuhan
ekonomi agregat tidak berbanding lurus dengan peningkatan kepatuhan berzakat.
IPM berpengaruh positif dan signifikan serta merupakan variabel dengan pengaruh
terkuat, menegaskan pentingnya kualitas pembangunan manusia dalam mendorong
kesadaran dan kemampuan berzakat. Jumlah penduduk Muslim berpengaruh positif
tetapi tidak signifikan, menunjukkan bahwa kuantitas populasi Muslim saja tidak
cukup menjelaskan variasi penghimpunan zakat. Model mampu menjelaskan
71,56% variasi penghimpunan zakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
optimalisasi penghimpunan zakat memerlukan kebijakan terintegrasi yang
memprioritaskan peningkatan kualitas pembangunan manusia, pemerataan
ekonomi, dan penguatan kelembagaan pengelola zakat, bukan semata-mata
bertumpu pada indikator makroekonomi atau jumlah penduduk.
Description
Reupload file repository 2 juni 2026
Validasi file repositori 2 Juni 2026_Dea_Firli
