Pengaruh Pajak dan Retribusi Daerah Terhadap Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten Jember Tahun 2015-2024

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kemandirian keuangan daerah di Kabupaten Jember. Permasalahan utama yang diangkat pada penelitian ini adalah tingginya ketrgantungan daerah terhadap dana transfer. Sementara penerimaan pendapatan asli daerah menunjukkan kondisi fluktuatif. Pada tahun 2015 hingga 2024, dana transfer pusat cenderung meningkat sedangkan realisasi pajak dan retribusi daerah tidak mengalami kenaikan yang konsisten. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa optimalisasi sumber pendapatan yang menjadi kewenangan daerah masih belum mampu mendorong peningkatan rasio kemandirian keuangan daerah Kabupaten Jember. Selain itu, terdapat tidak konsisten perubahan pajak dan retribusi daerah pada pendapatan asli daerah juga terhadap rasio kemandirian. Penelitian ini penting dilakukan karena kemandirian keuangan daerah adalah indikator keberhasilan desentralisasi fiskal (Suwarno, 2017). Dengan diimplementasikan desentralisasi fiskal ini, daerah diberikan keleluasaan untuk menggali potensi daerah menjadi pendapatan dan memperoleh dana transfer dari pusat. Pendapatan asli daerah dijadikan tolak ukur dalam pembagian kewenangan ini sebagai keberhasilan daerah dalam konteks desentralisasi fiskal. Dalam membiayai kebutuhan daerah pembagian kewenangan ini harus disertai dengan kemampuan daerah dalam memungut pajak dan retribusi yang menjadi sumber penerimaan daerah yang dapat menguatkan pendapatan asli daerah. Rasio kemandirian tercermin proporsi pendapatan asli daerah dibandingkan dengan pendapatan yang berasal dari sumber lain seperti dana transfer dan pinjaman.

Description

Reuploud Repository 2 Juni-agus Validasi file repositori 2 Juni 2026_Dea_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By