Model Pentahelix dalam Pencegahan Perkawinan Anak di Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Perkawinan anak merupakan permasalahan sosial yang berdampak terhadap perlindungan anak dan kesejahteraan sosial sehingga memerlukan upaya pencegahan yang dilakukan secara kolaborasi. Di Kabupaten Jember, meskipun angka perkawinan anak menunjukkan tren penurunan, praktik tersebut masih dipengaruhi oleh faktor budaya dan dinamika kelembagaan yang berdampak pada koordinasi antaraktor. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan model pentahelix dalam pencegahan perkawinan anak di Kabupaten Jember serta faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi yang melibatkan pemerintah daerah, akademisi, komunitas, industri, dan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pentahelix telah dilaksanakan melalui mekanisme koordinasi formal dan informal, layanan DISKA, serta program sosialisasi. Pelaksanaannya didukung oleh komitmen pemerintah, jaringan antaraktor, dan kesadaran kelembagaan terhadap isu perkawinan anak. Namun demikian, kolaborasi belum berjalan optimal karena masih terdapat dominasi peran pemerintah, sementara aktor lain seperti industri terlibat secara terbatas sehingga partisipasi antaraktor belum sepenuhnya setara. Temuan penelitian ini dapat menjadi dasar penguatan kebijakan daerah dalam pencegahan perkawinan anak.
Description
FINALISASI oleh Arif 2026 Mei 26
