Analisis Variabilitas Spasial Hujan Di Wilayah Upt Psda Surabaya
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Curah hujan memiliki variabilitas spasial yang spesifik untuk setiap wilayah.
Analisa geospasial dapat digunakan untuk menampilkan variabilitas hujan per subwilayah.
Makalah
ini
memaparkan
hasil
analisi
variabilitas
spasial
hujan
di
sekitar
wilayah
surabaya.
Wilayah
kajian
mencakup
:
Kota
Surabaya,
Kabupaten
Sidoarjo,
dan
Kabupaten
Mojokerto.
Data
hujan
harian
dari
62
stasiun
hujan
yang
tersebar
di
wilayah
tersebut digunakan sebagai input utama. Data hujan bulanan maksimal
(HBMaks), hujan rerata bulanan (HRB), hujan tahunan maksimal (HTMaks), dan
hujan tahunan rata – rata (HThnRrt) didapat dari data hujan harian. Metode ESDA
(Exploratory Spatial Data Analysis) digunakan untuk melihat variabilitias hujan per
sub-wilayah. Tool ESDA yang digunakan, mencakup: (1) Histogram, (2) Voronoi
Map dan (3) Normal QQPlot. Selanjutnya, metode interpolasi IDW (Inverse
Distance Weighting) digunakan untuk membuat peta tematik hujan pada wilayah
tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis menggunakan tools
ESDA (Histogram, Voronoi Map, dan Normal QQ-Plot) dapat menggambarkan
variabilitas spasial hujan per sub-wilayah dengan lebih detail. Penelitian
menghasilkan peta tematik hujan bulanan dan hujan tahunan yang dapat
menggambarkan distribusi spasial hujan per sub-wilayah. Peta tematik hasil
interpolasi menunjukkan sebaran hujan bulanan maksimal (HBMaks) di wilayah
tersebut antara 500 mm/bulan sampai dengan 900 mm/bulan. Hujan rerata bulanan
(HRB) antara 120 - 170 mm/bulan. Hujan tahunan maksimal (HthnMaks) antara
2000 sampai 3500 mm/tahun dan Hujan tahunan rerata (HThnRrt) berkisar antara
1000 hingga 1700 mm/tahun.
Description
reupload file repositori 14 april 2026_kurnadi/citra
