Simulasi Lid Rain Garden Dan Kolam Retensi DI Proyek Pembangunan Rumah Susun Aparatur Sipil Negara
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) menghadapi tantangan signifikan terkait mitigasi banjir dan kebutuhan akan sistem drainase berkelanjutan, mengingat historisitas kejadian banjir limpasan tahunan di wilayah tersebut. Oleh karena itu, studi ini bertujuan membandingkan debit limpasan pada titik outlet sebelum dan sesudah perubahan tutupan lahan akibat pembangunan, serta mengevaluasi efektivitas rain garden dan kolam retensi dalam mereduksi limpasan. Metodologi yang diterapkan adalah pemodelan menggunakan Storm Water Management Model (SWMM) dengan metode Soil Conservation Service Curve Number (SCS CN). Data yang digunakan meliputi curah hujan periode 2013-2023, tata guna lahan 2013, dan kontur lahan yang didapatkan dari data cut and fill.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tutupan lahan berdampak substansial. Debit awal 0.59 m³/detik meningkat menjadi 0.706 m³/detik pasca-pembangunan, mengindikasikan peningkatan risiko limpasan. Sementara itu, aplikasi LID, khususnya rain garden dan kolam retensi, berhasil mereduksi debit dari 0.706 m³/detik menjadi 0.617 m³/detik, merepresentasikan efektivitas reduksi hingga 12.57%. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa intervensi LID berpotensi substansial dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan air hujan dan mereduksi risiko banjir di IKN9. Hal ini berkontribusi pada visi kota spons adaptif terhadap perubahan iklim dan mendukung drainase berkelanjutan
Description
Reupload file repository 14 April 2026_Ratna
