Pemanfaatan Limbah Laboratorium Beton Sebagai Bahan Pengganti Agregat Paving Block

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Peningkatan aktivitas konstruksi menghasilkan limbah beton dalam jumlah besar, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan masalah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah beton laboratorium sebagai bahan pengganti agregat dalam pembuatan paving block. Limbah beton diolah secara manual menjadi agregat kasar berukuran 5-10 mm. Campuran yang digunakan pada pembuatan benda uji ini menggunakan proporsi 1 bagian semen, 2 bagian pasir, 1 bagian abu batu , 1 bagian kerikil, dengan rasio air-semen 0,5, dan variasi subtitusi limbah beton 0%, 15%, 30%, 45%, dan 60%. Pengujian yang dilakukan meliputi kuat tekan dan daya serap air pada umur 14 hari yang mengacu pada SNI 03-0691-1996. Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa paving block tanpa substitusi (0%) memiliki kuat tekan tertinggi sebesar 31,39 MPa, disusul oleh variasi 15% sebesar 26,81 MPa, 30% sebesar 22,34 MPa, 45% sebesar 20,07 MPa, dan 60% sebesar 19,98 MPa. Sedangkan hasil pengujian daya serap air menunjukkan nilai serapan rata-rata berturut-turut untuk variasi 0% sebesar 3,23%, 15% sebesar 3,47%, 30% sebesar 3,66%, 45% sebesar 3,72%, dan 60% sebesar 3,79%. Semua nilai penyerapan air masih berada di bawah batas maksimum 6–8% sesuai standar mutu SNI untuk paving block kelas B dan C. Substitusi limbah beton hingga 30% masih mampu menghasilkan paving block dengan kuat tekan dan daya serap air yang memenuhi ketentuan SNI 03-0691-1996. Kata kunci : Limbah beton, paving block, agregat kasar, kuat tekan, daya serap air, SNI 03-0691-1996.

Description

Reupload file repository 13 April 2026_Ratna

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By