Konstruksi Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Banjir di Desa Rambipuji Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko banjir musiman di Desa
Rambipuji, Kabupaten Jember, yang berdampak pada kehidupan sosial-ekonomi
masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah memahami konstruksi kesiapsiagaan
masyarakat dalam menghadapi banjir di Desa Rambipuji. Teori konstruksi sosial
Peter L. Berger dan Thomas Luckmann digunakan untuk menganalisis proses
eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi dalam pembentukan kesiapsiagaan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi,
melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta uji keabsahan
data dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Teknik analisis data juga
dilakukan dengan melakukan mengorganisasi dan menyiapkan data, membaca
seluruh data, pengkodean data dan menginterpretasikan data. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kesiapsiagaan masyarakat terbentuk melalui pengalaman
berulang menghadapi banjir, adanya sarana dan prasarana seperti Early Warning
System (EWS) manual, Pos Pantau Sungai Dinoyo, rambu jalur evakuasi, titik
kumpul dan rawan banjir serta edukasi dari Destana, dan juga pelembagaan pada
sistem peringatan dini dan jalur evakuasi tersebut. Kesadaran masyarakat terhadap
EWS dan jalur evakuasi, titik kumpul dan rawan banjir bukan hanya bersifat formal
tetapi telah menjadi bagian dari kesadaran kolektif yang dijalankan secara otomatis
saat terjadi ancaman banjir. Dengan demikian, kesiapsiagaan masyarakat Desa
Rambipuji merupakan konstruksi sosial yang lahir dari interaksi pengalaman,
edukasi, dan kelembagaan di tingkat lokal.
Description
upload by Teddy_13.04.2026
