Penggunaan Jargon oleh Komunitas Pecinta Aduan Ayam Desa Mayang Kecamatan Mayang Kabupaten Jember (Kajian Sosiolinguistik)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Saat ini aduan ayam mulai diminati oleh berbagai kalangan masyarakat
khususnya di Desa Mayang Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Masyarakat
di desa tersebut mulai mengetahui potensi ayam sebagai budidaya hewan karena
harga ayam aduan dengan kualitas terbaik semakin mahal sehingga dapat
membangkitkan kondisi perekonomian desa. Pecinta aduan ayam di desa tersebut
menggunakan bahasa yang hanya dimengerti oleh sesama anggota pecinta aduan
ayam. Penelitian ini menggunakan kajian sosiolinguistik untuk mendeskripsikan
bentuk, fungsi, dan makna jargon. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini
ada tiga, yaitu (1) bagaimanakah bentuk dan makna jargon; (2) bagaimana proses
pemaknaan; dan (3) Apa saja fungsi jargon. Tujuan yang ingin dicapai dalam
penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan bentuk jargon; (2) mendeskripsikan
proses pemaknaan yang digunakan dalam jargon; dan (3) mendeskripsikan fungsi
jargon .
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan tiga tahapan
penelitian meliputi: (1) tahapan penyediaan data, (2) tahapan analisis data, dan (3)
tahapan penyajian hasil analisis data. Penelitian ini menggunakan triangulasi
sumber dengan cara: (1) membandingkan data hasil pengamatan dengan hasil
wawancara; (2) membandingkan apa yang dikatakan informan di depan umum
dengan apa yang dikatakannya secara pribadi; dan (3) membandingkan hasil
wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan. Penelitian ini menggunakan
tiga teknik pengumpulan data yaitu: 1) observasi, 2) wawancara, dan 3)
dokumentasi. Setelah data terkumpul peneliti menggunakan tiga metode/teknik
analisis data. Analisis data pertama menggunakan metode agih dengan teknik
dasar Bagi Unsur Langsung (BUL) kemudian dilanjutkan dengan teknik lanjutan
perluasan. Analisis data kedua menggunakan metode analisis padan intralingual.
Analisi data ketiga mengunakan metode analisis data padan ekstralingual. Dalam
proses penyajian hasil analisis data peneliti menggunakan metode penyajian
informal dikarenakan peneliti menggunakan kata-kata biasa dalam merumuskan
hasil analisis data.
Melalui penelitian ini diperoleh jargon pecinta aduan ayam Desa Mayang
Kecamatan Mayang Kabupaten Jember sebagai berikut. Bentuk-bentuk jargon
yang diperoleh adalah:(1) jargon berbentuk kata dasar yang berjumlah 21 jargon;
(2) jargon berimbuhan (afiksasi) berjumlah 9 jargon; (3) bentuk jargon kata
majemuk berjumlah 12 jargon; (4) bentuk jargon berupa kata asing berjumlah 4
jargon; (5) bentuk jargon berupa singkatan atau akronim berjumlah 9 jargon; dan
(6) bentuk jargon serapan bahasa daerah berjumlah 4 jargon.
Setiap jargon mempunyai fungsi masing-masing bagi setiap komunitas.
Dalam penelitian ini ditemukan bahwa penggunaan jargon oleh komunitas pecinta
aduan ayam Desa Mayang Kecamatan Mayang Kabupaten Jember pada dasarnya
bertujuan untuk merahasiakan pembicaraan mereka dengan kode tertentu dan
sebagai penanda identitas diri. Merahasiakan pembicaraan yang dimaksudkan
adalah merupakan sebuah kode (bahasa) yang dikembangkan oleh sebuah
komunitas tertentu sebagai tanda yang menurut kelompok tersebut tidak dapat
dipahami oleh orang selain anggota komunitas tersebut. Identitas diri yang
dimaksudkan merupakan sebuah tanda yang disematkan sendiri oleh sebuah
komunitas melalui bahasa yang tolak ukurnya jika seseorang tersebut tidak dapat
memahami bahasa yang dibicarakan maka dapat dipastikan orang tersebut
merupakan penyusup atau bukan bagian dari komunitas tersebut. Penemuan
jargon pecinta aduan ayam Desa Mayang Kecamatan Mayang Kabupaten Jember
dapat menambah variasi kata baru yang membuat masyarakat tidak mengetahui
tentang variasi bahasa yang diciptakan oleh komunitas pecinta aduan ayam Desa
Mayang Kecamatan Mayang Kabupaten Jember tersebut dan untuk mengetahui
kreativitas berbahasa dengan variasi-variasi bahasa yang baru.
Description
Reupload file repositori 9 april 2026 agus/dea
