Pengaruh Waktu Retensi Hidrolik Dengan Penambahan Koagulan Pac Pada Sequencing Batch Reactor Dalam Penyisihan Chemical Oxygen Demand Limbah Cair Karet
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Industri karet merupakan salah satu industri yang berpengaruh dalam
peningkatan ekonomi masyarakat di Indonesia. Namun industri karet juga
berdampak negatif terhadap lingkungan akibat limbah cair industri yang tidak
memenuhi daya dukung badan air saat dibuang ke lingkungan. Metode dalam
penelitian ini menggunakan eksperimen skala laboratorium dengan variasi HRT 4
jam dan 6 jam aerasi 2 jam dan 3 jam dengan penambahan koagulan PAC 40
mg/L. Karakteristik awal kadar COD limbah cair karet sebesar 1.907 mg/L.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pengolahan dan pengaruh
variasi HRT dan aerasi dengan penambahan koagulan PAC pada SBR dalam
penyisihan kadar COD limbah cair industri karet.
Dalam penelitian ini dilakukan beberapa tahapan meliputi seeding,
aklimatisasi ,dan pengolahan limbah dengan SBR. Proses seeding dilakukan
pengembangbiakan mikroorganisme yang akan mendegradasi parameter
pencemar. Aklimatisasi digunakan untuk memastikan mikroorganisme dapat
beradaptasi dengan limbah yang memiliki konsentrasi tinggi. Pada proses
aklimatisasi dimulai secara bertahap pada persentase 50%, 70%, 90% dan 100%
air limbah. Aklimatisasi berhasil ketika penyisihan COD > 50%.
Penyisihan COD tertinggi pada sistem Sequencing Batch Reactor (SBR)
dicapai pada HRT 6 jam dan aerasi 3 jam, dengan penambahan koagulan PAC 40
mg/L dan pengadukan 60 rpm, mencapai nilai efisiensi sebesar 88%. Efisiensi
terendah dicapai pada HRT 4 jam dan aerasi 2 jam tanpa koagulan dan tanpa
pengadukan mencapai nilai efisiensi 32%. Analisis pH menunjukan nilai pH
berada dalam rentang aman (6-9), meskipun terjadi pada perlakuan penambahan
PAC akibat pembentukan Ion Hidrogen
Hasil analisis regresi linear berganda variasi HRT dan aerasi dengan
penambahan koagulan PAC menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap
penyisihan kadar COD limbah cair karet. Hasil tersebut dibuktikan dengan uji
statistik nilai Pr(>t) lebih kecil dari 0,05, variasi aerasi berpengaruh signifikan
terhadap kadar akhir COD. Berdasarkan hasil analisis ini, dapat disimpulkan
bahwa variasi HRT dan aerasi berpengaruh signifikan terhadap kadar akhir COD.
Description
Reupload Repositori File 29 Januari 2026_Kholif Basri
