Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Usaha Maggot dan Pupuk Organik (Studi Kasus CV Pega Indonesia di Kabupaten Banyuwangi)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian Universitas Jember
Abstract
Maggot merupakan larva yang dihasilkan dari Lalat Black Soldier Fly
(BSF). Maggot memiliki banyak kandungan nutrisi dan manfaat untuk komoditas
pertanian dan peternakan. Selain itu, maggot merupakan larva yang dapat
menguraikan sampah organik. Usaha budidaya maggot dapat menjadi salah satu
solusi untuk mengatasi banyaknya sampah organik yang terus bertambah.
Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang
timbulan sampah organiknya tergolong besar. Adanya pelaku usaha budidaya
maggot di Kabupaten Banyuwangi menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan
sampah. Salah satunya yaitu CV Pega Indonesia.
CV Pega Indonesia merupakan pengusaha budidaya maggot yang
menghasilkan beberapa produk seperti maggot kering, maggot basah, dan pupuk
organik. Pada tahun 2022 terjadi lonjakan permintaan pupuk organik cair, tetapi
kebutuhan sampah organik sebagai bahan pembuatan utamanya tidak mencukupi.
Oleh karena itu, penjualan produk maggot dikurangi untuk menjaga kestabilan
produksi budidaya maggot. Adanya permasalahan tersebut, perlunya dilakukan
analisis kelayakan finansial dan strategi pengembangan usaha untuk melihat
apakah usaha budidaya maggot pada CV Pega Indonesia layak untuk tetap
dijalankan dan bagaimana strategi pengembangan usaha yang tepat untuk
dijalankan.
Tujuan penelitian ini untuk (1) menganalisis kelayakan finansial usaha
maggot pada CV Pega Indonesia dan (2) merumuskan strategi pengembangan
usaha maggot pada CV Pega Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif dan analitik. Metode pengambilan contoh yang digunakan adalah
metode purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisis
kelayakan finansial, analisis switching value, analisis SWOT, dan analisis QSPM
Description
Reuplound file 7 Apr 2026_Firli_tata
