Pengaruh Persepsi Penganggaran Berbasis Kinerja terhadap Akuntabilitas Kinerja dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Moderating

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Anggaran sangat berperan penting bagi kelangsungan hidup perusahaan dengan berbagai kebutuhan yang telah direncanakan. Fungsi anggaran dalam suatu perusahaan yaitu untuk membantu perencanaan, koordinasi dan penilaian kinerja dari karyawan. Pelaporan anggaran yang baik harus sesuai dengan penerapan anggaran berbasis kinerja. Penerapan anggaran berbasis kinerja merupakan bentuk reformasi anggaran dalam memperbaiki proses penganggaran. Sementara itu, agar perusahaan dapat mencapai tujuannya, perlu adanya dilakukan penyusunan rencana anggaran untuk seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan dalam 1 periode. Sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat penting dalam pengelolaan anggaran, maksudnya adalah diperlukannya pihak terkait dalam melakukan pencatatan anggaran pada perusahaan dan melaporkan setiap realisasinya. Perusahaan harus memberikan penghargaan kepada karyawan dan perlakuan yang adil yang merupakan timbal balik dari apa yang telah mereka lakukan bagi perusahaan. Tujuannya adalah lebih mendorong karyawan agar lebih termotivasi dalam melaksanaan kegiatan pada perusahaan. Suatu anggaran juga penting dalam mencapai akuntabilitas terhadap kinerja perusahaan. Menurut Mardiasmo (2009), pengertian akuntabilitas adalah sebuah kewajiban melaporkan dan bertanggung jawab atas keberhasilan atau pun kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai hasil yang telah ditetapkan sebelumnya, melalui media pertanggungjawaban yang dikerjakan secara berkala. Pihak terkait yang mengelolah anggaran perlu memberikan pertanggungjawabannya atas kegiatan-kegiatan yang dilakukan perusahaan terkait dengan segala pengeluaran dan penerimaan dana. Kinerja karyawan dalam pengelolaan anggaran dapat terwujud secara optimal jika didukung dengan adanya komitmen semua individu dalam organisasi. Tanpa adanya suatu komitmen yang kokoh, segala aktivitas yang ada diperusahaan tidak akan berjalan dengan sempurna. Menurut pendapat Veronica (2008), komitmen organisasi adalah dorongan dari dalam individu untuk berbuat sesuatu agar dapat menunjang keberhasilan organisasi sesuai dengan tujuan dan lebih mengutamakan kepentingan organisasi dibandingkan kepentingan sendiri. Penelitian ini dilakukan pada karyawan PT PLN (Persero), Dist. Jatim APJ Jember. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Snowball. Kriteria dari sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah karyawan PT PLN yang terkait dengan keikutsertaan dalam penyusunan anggaran. Data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari responden yaitu karyawan PT PLN Jember. Metode pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuisioner. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penganggaran berbasis kinerja yang dimoderasi dengan komitmen organisasi berpengaruh terhadap akuntabilitas kinerja. Sehingga, dengan adanya persepsi penganggaran berbasis kinerja dan komitmen organisasi yang tinggi maka akuntabilitas akan berjalan semakin baik.

Description

Reupload file repository 7 April 2026_Rudy/Halima

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By