Hubungan Tingkat Stres Dengan Self care dalam Pengelolaan Pembatan Cairan pada Pasien Hemodialisa di RSUD dr. Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Hemodialisa adalah suatu metode pengobatan untuk gagal ginjal akut
maupun kronik. Pasien yang menjalani hemodialisa akan mengalami peningkatan
kerja hormon adrenalin. Adanya peningkatan kerja adrenalin akan membuat
hormon kortisol semakin tinggi. Penyakit yang dialami seseorang dapat
mempengaruhi stres bagi penderitanya. Kondisi psikologis yang dialami oleh
pasien hemodialisa dapat menjadi gangguan dalam melakukan perawatan diri
secara mandiri. Perawatan diri bagi pasien yang menjalani hemodialisa sangat
penting khususnya pada pembatasan cairan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara stres dengan
self care pada pasien yang menjalani hemodialisa di Unit Hemodialisa RS dr.
Haryoto Lumajang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasi dengan
pendekatan cross sectional. Terdapat dua variabel yang diukur yaitu variabel
independen yaitu stres dan variabel dependen yaitu self care. Teknik pengambilan
sampel menggunakan non probability sampling dengan pendekatan consecutive
sampling. Penghitungan sampel menggunakan rumus slovin dengan error
tolerance 0,05 dan didapatkan hasil 128 responden. Instrumen yang digunakan
adalah Kuesioner Perceived Scale untuk mengukur stres pada pasien yang
berjumlah 10 item pertanyaan dan kuesioner Self Care of CKD Index untuk
mengukur self care oleh pasien yang menjalani terapi hemodialisa dengan jumlah
item pertanyaan sebanyak 25 item.
Hasil dari penelitian ini pasien yang mengalami kondisi stres ringan
menunjukkan 8 orang (6,3%), stres sedang sebanyak 33 orang (25,8%), stres
berat berjumlah 87 orang (68%). Dan hasil dari pengukuran self care pada pasien
hemodialisa didapatkan 4,7% tidak tergantung, 66,4% ketergantungan
sebagian, dan 28,9% ketergantungan penuh. Hasil uji statistik spearman dengan p
value < α yaitu 0,001 < 0,05 yang memiliki arti Ho ditolak artinya terdapat
hubungan antara stres dengan self care dalam pengelolaan pembatasan cairan
pada pasien yang menjalani terapi hemodialisa.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan
antara stres dengan self care dalam pengelolaan pembatasan cairan pada pasien
yang menjalani terapi hemodialisa. Semakin rendah nilai stres maka semakin
tinggi nilai dari self care. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, diharapkan
perawat mampu memberikan asuhan keperawatan secara komprehensif dan
memberikan penanganan bagi kondisi-kondisi yang menjadi efek samping dari
hemodialisa
Description
Reupload file repositori 6 april 2026 agus/dea
