Pembangkitan kurva Koch ( ) menggunakan L-System
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Kurva koch merupakan suatu fraktal yang memiliki sifat self-similarity
dan dibangun dari segmen garis lurus yang dibagi menjadi tiga bagian yang sama
panjang, kemudian bagian tengahnya dihapus dan diubah menjadi bentuk segitiga
sama sisi tanpa alas. Pembentukan iterasi kurva Koch selanjutnya yaitu membagi
menjadi tiga bagian dari setiap segmen garis yang terbentuk dari iterasi
sebelumnya, proses tersebut akan terus menerus dilakukan sesuai dengan iterasi
yang diinginkan. Konstruksi kurva Koch (n,c) dibangkitkan dengan
memvariasikan segmen tengah yang diubah dengan segi-n beraturan dengan
Nilai c mendefinisikan panjang segmen yang dihapus dengan batas
dengan aturan yang telah ditentukan agar tidak saling tumpang tindih.
Objek fraktal dapat dikonstruksikan dengan beberapa metode, salah satunya yaitu
metode L-System. Metode L-System merupakan bentuk notasi dari sistem
pengulangan atau penulisan kembali suatu simbol dengan membangun bagian
objek yang sederhana menggunakan suatu aturan penulisan kembali secara
rekursif. Tulisan ini bertujuan untuk mendapatkan suatu algoritma pembangkitan
kurva Koch (n,c) dengan menggunakan L-System.
Simulasi program yang dilakukan pada konstruksi kurva Koch (n,c)
dengan nilai n berdasarkan poligon yang dibentuk, sedangkan nilai c divariasikan
dengan mengubah nilai dari batas bawah mendekati 0 dan nilai batas atas
berdasarkan aturan pada teorema yang telah ditentukan dengan poligon yang
digunakan agar kurva yang terbentuk tidak saling tumpang-tindih. Penentuan
algoritma pembangkitan kurva Koch (n,c) pada L-System terdapat beberapa
prosedur yaitu pertama menentukan nilai n, c dan iterasi. Kedua membangkitkan
aturan produksi dengan menggunakan 5 jenis notasi yaitu
menggambar kedepan dengan panjang segmen sebelumnya, menggambar kedepan dengan
panjang segmen yang diperkecil dengan skala , menggambar
kedepan dengan panjang segmen yang diperbesar dengan skala berputar berlawanan arah jarum jam dengan sudut sebesar
,berputar
searah jarum jam dengan sudut sebesar . Aturan produksi untuk segi-n memiliki
aturan dasar yaitu dimana banyaknya – berdasarkan segi-n yang
digunakan, oleh karena itu setiap aturan produksi pada iterasi pertama hingga
iterasi ke-i akan memuat aturan dasar tersebut di setiap pendefinisian notasi pada
aturan produksi. Selanjutnya menggambar panjang segmen pertama dengan
panjang ( )
kemudian menggambarkan segmen-segmen berikutnya
berdasarkan aturan produksi.
Pembangkitan kurva Koch (n,c) dilakukan dengan 6 bentuk segi-n dengan
batas nilai c yang berbeda-beda. Pertama, batas nilai c untuk adalah
. Kedua, batas nilai c untuk adalah . Ketiga,
batas nilai c untuk adalah . Keempat, batas nilai c untuk
adalah . Kelima, batas nilai c untuk adalah . Keenam, batas nilai c untuk adalah
. Hasil visualisasi dari 6 percobaan tersebut yaitu setiap
percobaan dengan banyaknya iterasi yang sama serta n yang berbeda-beda dan
nilai c yang divariasikan dengan batas yang telah ditentukan. Diketahui bahwa
setiap nilai c yang mendekati 0 akan membentuk garis lurus sedangkan nilai c
yang mendekati batas yang diketahui akan membentuk kurva Koch yang
bervariasi berdasarkan banyaknya segi-n yang digunakan tanpa mengubah bentuk
awal dari segi-n.
Description
reupload file repositori 6 april 2026 izza/tofik
